Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 2 Tersangka Korupsi Tambang Batu Bara Ditahan Kejati Kaltim, ASN ESDM dan Pengusaha
Advertisement . Scroll to see content

Dianiaya Oknum ASN karena Tolak Layani BBM Bersubsidi, Afrida Operator SPBU di Semarang Syok 

Jumat, 22 November 2024 - 14:43:00 WIB
Dianiaya Oknum ASN karena Tolak Layani BBM Bersubsidi, Afrida Operator SPBU di Semarang Syok 
Operator Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Semarang, Jawa Tengah syok dianiaya oknum aparatur sipil negara (ASN). (Foto: CCTV).
Advertisement . Scroll to see content

SEMARANG, iNews.id – Operator Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Semarang, Jawa Tengah syok dianiaya oknum aparatur sipil negara (ASN). Video penganiayaan tersebut viral di media sosial. 

Operator SPBU Sultan Agung Semarang, Afrida mengatakan, saat ini tidak dapat mengenali ciri-ciri oknum ASN tersebut. Saat itu dia kondisi tertekan karena pelaku marah-marah dan menendang mesin pompa dan memukulnya.

"Ciri-cirinya enggak begitu ngeh karena takut, syok banget," ujar Afrida, Kamis (21/11/2024). 

Dia menjelaskan, insiden itu terjadi karena dia menolak melayani pembelian BBM bersubsidi jenis pertalite terhadap oknum ASN yang mengendarai sepeda motor Honda CBR dengan pelat merah itu.

Oknum ASN tersebut, kata dia emosi ketika diarahkan agar mengisi BBM non subsidi atau pertamax. "Tak bilangi pak kalau pelat merah tidak boleh (pertaliter), bolehnya pertamax terus bilangnya boleh, ngeyel akhirnya saya bilang panggili pengawas dulu," ucapnya.

Menurutnya, kepala jaga SPBU yang akan berusaha menengahi turut didorong oleh pelaku. Bahkan, oknum ASN tersebut sempat memukul kepalanya.

"Lalu minta uang ke saya, sebelum tak kasih uang kepala saya gitukan," katanya.

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut