Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas 2 Km ke Arah Barat Daya
Advertisement . Scroll to see content

Detik-Detik Sopir Truk dan Penambang Pasir di Klaten Lari usai Merapi Semburkan Awan Panas

Rabu, 27 Januari 2021 - 15:14:00 WIB
Detik-Detik Sopir Truk dan Penambang Pasir di Klaten Lari usai Merapi Semburkan Awan Panas
Detik-detik sopir truk dan penambang di Kali Woro, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah (Jateng) lari terburu-buru menyelamatkan diri. (Foto: Relawan Merapi)
Advertisement . Scroll to see content

KLATEN, iNews.id - Aktivitas Gunung Merapi kembali mengeluarkan awan panas dengan jarak luncur diperkirakan sekitar 1,8 km. Para penambang pasir di lereng di Kali Woro, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah (Jateng) lari terburu-buru menyelamatkan diri.

Sejumlah video yang diterima iNews dari Relawan Merapi, memperlihatkantruk dan penambang pasir masih berada di Kali Woro. Relawan Merapi menggunakan pengeras suara langsung meminta mereka meninggalkan lokasi penambangan.

"Ayo penambang tinggalkan lokasi,ini cukup besar ayo tingalkan," ujar petugas dalam video tersebut.

Tampak sejumlah truk mulai menyalakan mesin mereka untuk meninggalkan lokasi. Tampak petugas kepolisian dan TNI yang ada di lokasi juga menolong penambang untuk segera naik.

"Ayo segera tinggalkan lokasi, cepat nyalakan truknya. Ayo segera naik semua," kata petugas di lokasi.

Seperti diketahui, Gunung Merapi selama Rabu ini, telah meluncurkan awan panas lebih dari 10 kali. Akibat awan panas ini juga dilaporkan terjadi hujan abu dengan intensitas tipis di beberapa desa di Kecamatan Tamansari, Kabupaten Boyolali. Meskipun demikian status Merapi masih tetap pada status siaga atau level III. 

"Kami berharap masyarakat untuk mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik tersebut, "  kata Kepala BPPTKG Hanik Humaida di Yogyakarta Rabu (27/1/2021).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut