Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tragis! Ayah Naik Motor Bonceng 2 Anak ke Sekolah Tertabrak Kereta di Semarang, 1 Tewas
Advertisement . Scroll to see content

Detik-Detik Mengerikan Ayah Bonceng 2 Anak Tertabrak KA di Semarang, 1 Tewas

Senin, 20 Juli 2026 - 16:24:00 WIB
Detik-Detik Mengerikan Ayah Bonceng 2 Anak Tertabrak KA di Semarang, 1 Tewas
Kecelakaan maut pemotor bonceng dua tertabrak kereta api barang di Kota Semarang. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

SEMARANG, iNews.id – Polisi masih menyelidiki kecelakaan mautpengendara sepeda motor bonceng dua anak tertabrak kereta api barang di pelintasan Kokrosono, Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin (20/7/2026). Peristiwa tersebut mengakibatkan satu orang tewas dan dua korban lainnya luka-luka.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan terjadi ketika sepeda motor yang dikendarai Rujito dengan memboncengkan kedua anaknya tertemper bagian belakang kereta api barang.

"Bapak sama dua anaknya boncengan mengantar sekolah, mungkin menerobos dan sudah dibilang sama orang tapi masih menerobos dan kena kereta," kata Eko, warga sekitar lokasi.

Benturan keras mengakibatkan pengendara dan kedua penumpangnya terpental hingga ke pembatas jalan. Warga bersama petugas segera memberikan pertolongan dan mengevakuasi seluruh korban menggunakan ambulans.

Korban tewas bernama Zafran Ibrahim Al Mujahid (12), siswa sekolah dasar (SD). Zafran tewas saat menjalani perawatan di RSUP Dr Kariadi Semarang. 

Sedangkan dua korban lainnya, yakni Hafiz Raihan Ali dan Rujito terluka di bagian kepala dan masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Polisi menduga sepeda motor tersebut menerobos palang pintu perlintasan saat kereta api akan melintas. Kedua korban anak diketahui mengenakan seragam sekolah dasar ketika kejadian berlangsung.

Akibat kecelakaan itu, sepeda motor rusak parah, terutama di bagian belakang. 

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang menyatakan masinis telah membunyikan klakson sebagai peringatan sebelum tabrakan terjadi.

"PT KAI Daop 4 Semarang turut prihatin dan menyayangkan atas kejadian tersebut. PT KAI mengimbau kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan raya untuk lebih displin ketika berlalu lintas," ujar Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif.

Kasus kecelakaan tersebut kini ditangani Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polrestabes Semarang. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut