BTNGM Tingkatkan Kewaspadaan usai Banjir Sapu Jalur Pendaki di Gunung Merbabu
BOYOLALI, iNews.id - Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGM) Boyolali, Jawa Tengah (Jateng) akan melakukan pemantauan lebih ketat terhadap pendaki selama musim penghujan. Langkah ini dilakukan usai laporan banjir di jalur pendakian pada Sabtu (1/2/2020).
Kasubgag TU BTNGM Johan Setyawan menjelaskan kondisi di kawasan puncak Gunung Merbabu saat ini relatif gersang, terutama pascakebakaran pada pertengahan 2019 lalu. Sekitar 600 hektare lahan sabana rusak akibat kebakaran.
Bahkan, angin puting beliung juga merusak pepohonan di kawasan puncak Merbabu hingga seluas 500 hektare.
Johan memastikan, jalur pendakian yang saat ini dibuka sudah siap dilewati. Namun, diakuinya curah hujan pada Sabtu (1/2/2020) cukup deras sehingga memicu aliran air cukup deras dari puncak.
"Kami evaluasi ternyata ok, kami siap untuk dibuka. Memang pada saat tanggal 1 Februari itu intensitas hujan cukup tinggi," ujar Johan.