Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Banjir Rob Tak Kunjung Diatasi, Warga Eretan Indramayu Blokade Jalur Pantura
Advertisement . Scroll to see content

BMKG Sebut Banjir Rob di Pantura Jateng hingga Juni 2018

Kamis, 24 Mei 2018 - 00:35:00 WIB
BMKG Sebut Banjir Rob di Pantura Jateng hingga Juni 2018
Sejumlah anak di Kota Pekalongan bermain air rob. Banjir rob sudah menggenangi wilayah mereka sejak lima hari terakhir. (Foto: iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

SEMARANG, iNews.id – Warga yang tinggal di sepanjang kawasan pantura Jawa Tengah harus lebih berhati-hati dan ekstra waspada karena air pasang laut atau rob masih akan menerjang wilayah mereka hingga Juni 2018 mendatang.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kota Semarang menyebutkan, dari hasil pengamatan citra satelit BMKG, ada kenaikan air pasang setiap bulannya pada kisaran 100 hingga 125 sentimeter. Sebab itu, warga yang berada di Pantura Jateng diimbau untuk lebih hati-hati dan ekstra waspada saat melintasi kawasan tersebut.

"Jika dipantau dari mean sea level pengukuran, berarti terdapat kenaikan air laut setinggi 40-65 sentimeter," sebut Kepala Data dan Informasi Stasiun Klimatologi Klas I, BMKG Kota Semarang, Iis Harmoko, Rabu (23/5/2018).


Menurutnya, kenaikan air rob telah memicu dampak adanya genangan pada daerah yang biasa terdampak pasang di daerah pesisir. Sehingga muncul banjir rob di kawasan jalur pantura dari Tegal sampai Demak.

"Peningkatan air rob dipengaruhi oleh arus laut dalam yang menuju pesisir pantai utara Jawa. Ini secara otomatis meningkatkan debit air laut dan melimpas ke daratan," paparnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut