Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jemaah Syattariyah di Tanah Datar Baru Laksanakan Salat Iduladha Hari Ini
Advertisement . Scroll to see content

Begini Tradisi Dugderan Sambut Ramadan dengan Suasana Terbatas di Kota Semarang

Minggu, 11 April 2021 - 19:58:00 WIB
Begini Tradisi Dugderan Sambut Ramadan dengan Suasana Terbatas di Kota Semarang
Wali Kota Hendrar Prihadi saat prosesi Dugderan menyambut datanganya Ramadan. (Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

SEMARANG, iNews.id - Sejak tahun 1881, tibanya bulan Ramadan di Kota Semarang selalu dimeriahkan dengan tradisi Dugderan. Tradisi tersebut bahkan telah ditetapkan sebagai  warisan budaya tak benda oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 

Untuk itu, mengingat Dugderan telah menjadi bagian dari sejarah panjang masyarakat di Ibu Kota Provinsi Jawa Tengah, tradisi ini diputuskan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi tetap berjalan meski masa pandemi Covid-19 belum usai.

Meski tradisi tersebut tetap berjalan, Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi itu melakukan beberapa penyesuaian dalam pelaksanaannya. Salah satunya adalah arak - arakan Warak Ngendog yang sejak tahun lalu tidak digelar.

Yang mana hal tersebut diputuskan agar tidak mengundang kerumunan seperti biasanya. Dan prosesi Dugderan tahun ini pun dijalankan secara sederhana dari Balai Kota Semarang menuju Masjid Agung Kauman Semarang, Minggu (11/4/2021). 

Adapun prosesi dugderan secara sederhana tersebut adalah yang kedua kali dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Semarang, dimana tahun lalu juga digelar pada masa awal Pandemi Covid-19 melanda.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut