Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polda Sulsel Bongkar 37 Kasus BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Negara Capai Rp69,9 Miliar
Advertisement . Scroll to see content

Bea Cukai Jateng-DIY Sita 24,19 Juta Batang Rokok Ilegal, Kerugian Negara Capai Rp15,97 M

Jumat, 11 Juni 2021 - 18:34:00 WIB
Bea Cukai Jateng-DIY Sita 24,19 Juta Batang Rokok Ilegal, Kerugian Negara Capai Rp15,97 M
24,19 juta batang rokok ilegal disita Direktorat Jenderal Bea Cukai Wilayah Jawa Tengah dan DIY. (foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

SEMARANG, iNews.id – Sebanyak 24,19 juta batang rokok ilegal disita Direktorat Jenderal Bea Cukai Wilayah Jawa Tengah dan DIY. Puluhan juta batang rokok ilegal itu sejak bulan Januari hingga Juni 2021.

Menurut Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea Cukai Wilayah Jawa Tengah dan DIY Moch.Arif Setijo Noegroho, rokok ilegal senilai Rp24,46 miliar tersebut berpotensi merugikan negara hingga Rp15,97 miliar.

Para pelaku peredaran rokok ilegal ini dijerat dengan Undang-undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Cukai, kata dia. Sementara penangkapan terbaru, kata dia, pada tanggal 6 hingga 8 Juni 2021 Bea Cukai melakukan penindakan peredaran rokok ilegal.

Arif mengatakan tiga penindakan di lokasi berbeda dilakukan dalam kurun waktu tersebut telah mengamankan 3,6 juta batang rokok senilai Rp3,68 miliar.

"Penindakan dilakukan terhadap truk pengangkut rokok ilegal di rest area KM 05 tol dalam Kota Semarang, di Jalan Raya Kaligawe, dan di salah satu SPBU di Jalan Lingkar Utara Pemalang," katanya.

Dalam pengungkapam itu, kata dia, petugas mengamankan empat orang yang merupakan sopir dan kernet truk pengangkut rokok ilegal.

"Dari pemeriksaan awal, ujar dia, para awak truk pengangkut rokok ilegal ini mengaku tidak mengetahui isi muatan yang dibawanya," ujarnya.

Editor: Ahmad Antoni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut