Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Angin Kencang Terjang Pidie Jaya, Belasan Rumah Rusak dan Pohon Tumbang
Advertisement . Scroll to see content

Banjir Rob Terjang Pesisir Kendal, Ratusan Rumah di 6 Desa Terendam

Senin, 15 November 2021 - 09:00:00 WIB
Advertisement . Scroll to see content

KENDAL, iNews.idBanjir rob menerjang pesisirKendal, Jawa Tengah, dalam sepekan terakhir. Ratusan rumah di enam desa dan kelurahan terdampak banjir rob yang terjadi pagi dan sore.

Banjir rob yang mencapai satu meter mengganggu aktivitas warga. Seperti banjir rob yang merendam di Kelurahan Bandengan dan Karangsari Kecamatan Kota Kendal. Kawasan tersebut tergenang banjir rob sehingga menganggu aktivitas sehari-hari.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kendal, memasuki musim hujan dan cuaca ekstrem ada 6 desa yang  terdampak  rob  dan banjir akibat air pasang  pantai utaraPulau Jawa.

Sekitar 1.353 rumah  yang tersebar di  tiga kecamatan terdampak air pasang atau  rob yakni Kaliwungu, Kota Kendal dan Patebon.

Di Kecamatan Kaliwungu, Desa Wonorejo ada 70 kepala keluarga (KK)  dengan ketinggian air 10 - 50 sentimeter. Sementara di Desa Mororejo Kaliwungu, banjir rob merendam 75 KK dengan ketinggian air 10 – 40 sentimeter.

Untuk kecamatan Kendal Kota, banjir rob di Kelurahan Karangsari merendam 460 KK dengan ketinggian air 20-50 sentimeter, Kelurahan Bandengan sebanyak  600 KK dengan ketinggian air 20–60 sentimeter.

Sementara di Kecamatan Patebon terjadi di Desa wonosari  sebanyak   67 KK  dengan ketinggian air 10-30 sentimeter dan Desa Kartikajaya sebanyak  81 KK dengan ketinggian air 10-30 sentimeter.

“Ketinggian banjir rob bervariasi  antara  10 hingga  50 sentimeter.Bahkan puncak air pasang ketinggian air mencapai satu meter,” kata Zaenal Arifin, warga Bandengan, Senin (15/11/2021).

“Banjir rob yang terjadi di pagi dan sore hari ini mengganggu aktivitas,” katanya. Warga hanya bisa pasrah dan berharap pemerintah bisa mencarikan solusi agar banjir rob tidak terus menerus terjadi. 

Editor: Ahmad Antoni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut