Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pakar Saudi Sebut Umat Islam pada 2030 Akan Berpuasa Ramadhan 36 Hari dalam Setahun
Advertisement . Scroll to see content

Asal Usul Penamaan 12 Bulan Hijriah, Ini Maknanya

Jumat, 21 Agustus 2020 - 09:15:00 WIB
Asal Usul Penamaan 12 Bulan Hijriah, Ini Maknanya
Ilustrasi penamaan bulan dalam kalender Hijriah. (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Dalam kalender Islam, ada empat dari 12 bulan yang diistimewakan. Salah satunya Bulan Muharram. Di bulan itu, ada banyak peristiwa penting yang terjadi.

Allah SWT berfirman:

إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أرْبَعَةٌ حُرُمٌ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ

Artinya: “Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus..” (QS. At-Taubah: 36)

Yang dimaksud empat bulan haram adalah bulan Dzul Qa’dah, Dzulhijjah, Muharram (tiga bulan ini berurutan), dan Rajab. Pada bulan-bulan ini, masyarakat Arab dilarang berperang karena disucikannya keempat bulan tersebut. Oleh karena itu, ia juga dinamakan Syahrullah Asham, yang artinya Bulan Allah yang Sunyi karena larangan berperang itu.

Dari Abu Bakrah radhiallahu‘anhu, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut