Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polda Sumsel Gelar Sispamkota 2026, Personel Ditempa Hadapi Gangguan Kamtibmas
Advertisement . Scroll to see content

Apel Siaga Bencana dan Sispamkota, Bupati Purbalingga Terkena Asap Gas Air Mata

Rabu, 03 November 2021 - 06:38:00 WIB
Apel Siaga Bencana dan Sispamkota, Bupati Purbalingga Terkena Asap Gas Air Mata
Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi menyelamatkan diri saat terkena asap gas air mata dalam apel siaga bencana dan simulasi sispamkota. (iNews/Catur Edi Purwanto)
Advertisement . Scroll to see content

PURBALINGGA, iNews.id - Bupati PurbalinggaDyah Hayuning Pratiwi terkena asap gas air mata usai kegiatan apel siaga bencana dan simulasi sispamkota mengantisipasi gangguan kamtibmas dan konflik sosial. Bupati langsung dievakuasi ke tempat aman oleh protokoler.

Selain Bupati Tiwi,  sejumlah personel TNI  juga terkena asap gas air mata yang mengakibatkan mata perih . Apel gelar pasukan dalam rangka kesiapsiagaan menghadapi bencana digelar di alun – alun Kabupaten Purbalingga, Selasa (2/11/2021).

Apel siaga bencana diikuti TNI, Polri, BPBD, Sapol PP, PMI  serta sejumlah relawan dari masyarakat.Seluruh unsur dan relawan diminta selalu waspada dan siap menghadapai dampak buruk fenomena  La Nina hingga awal tahun 2022.

“Apel gelar pasukan ini untuk kesiapsiagaan menghadapi  bencana 2021. Kita senantiasa seluruh elemen masyarakat, TNI Polri, BPBD, seluruh relawan di Kabupaten Purbalingga menyiagakan diri,” kata Kepala BPBD Purbalingga, Umar Fauzi. 

“Waspada manakala BMKG sudah menyampaikan bahwa fenomena La Nina ini sampai Februari 2022 akan berdampak pada intensitas hujan yang bisa mengakibatkan banjir, longsor dan angin puting beliung. Sehingga dengan apel kesiapsiagaan ini kami berharap semua elemen siap melayani masyakarat manakala terjadi di wilayah Purbalingga,” katanya.

Kabupaten Purbalingga termasuk daerah yang rawan terjadinya bencana. Sejumlah wilayah memiliki dataran tinggi dan struktur tanahnya labil. Sehingga berpotensi terjadinya bencana tanah longsor, banjir bandang dan angin kencang .
 

Editor: Ahmad Antoni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut