Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kapal Wisata Tenggelam di Perairan Bima, 45 Penumpang dan ABK Dievakuasi Selamat
Advertisement . Scroll to see content

ABK asal Cirebon Jatuh di Laut Jawa, Sempat Melambaikan Tangan Minta Tolong

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:33:00 WIB
ABK asal Cirebon Jatuh di Laut Jawa, Sempat Melambaikan Tangan Minta Tolong
ABK KMN Berkah Jaya jatuh ke Laut Jawa dan meninggal dunia meski sempat dievakuasi kembali ke atas kapal. (Foto: dok Polri)
Advertisement . Scroll to see content

BREBES, iNews.id - Seorang anak buah kapal (ABK) KMN Berkah Jaya TB terjatuh ke Laut Jawa. Korban sempat dievakuasi ke atas kapal, tetapi sudah tidak bernapas saat diperiksa dan dinyatakan meninggal dunia.

Informasi dirangkum, identitas korban diketahui bernama Suherman (23) arga Desa Dompyong Kulon, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon. Insiden ini terjadi pada koordinat 4°54'8.00" Lintang Selatan dan 111°34'1.00" Bujur Timur, Minggu (19/7/2026) pukul 23.05 WIB.

Kasat Polairud Polres Brebes AKP Arifin Teguh Widodo mengatakan, kejadian bermula setelah KMN Berkah Jaya TB GT 29 Nomor 550/Db selesai membuang jangkar di perairan Laut Jawa.

Beberapa saat kemudian, nakhoda mendengar suara seseorang meminta pertolongan. Setelah mengecek dari anjungan, nakhoda melihat Suherman berada di laut sambil melambaikan tangan.

"Nakhoda kemudian langsung memerintahkan seluruh ABK untuk melakukan upaya penyelamatan," ujar AKP Arifin, Rabu (22/7/2026).

Seluruh ABK kemudian berupaya menolong dan berhasil membawa Suherman kembali ke atas kapal. Namun, korban sudah tidak bernapas dan dinyatakan meninggal dunia setelah menjalani pemeriksaan.

Nakhoda selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada pemilik kapal. Kapal kemudian kembali menuju Pelabuhan Perikanan Kluwut, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, dengan membawa jenazah korban.

KMN Berkah Jaya tiba dan bersandar di Pelabuhan Perikanan Kluwut pada Selasa (21/7/2026) pukul 20.00 WIB. Jenazah kemudian dibawa ke Puskesmas Kluwut untuk menjalani pemeriksaan medis.

"Hasil pemeriksaan tenaga medis tidak menemukan adanya tanda-tanda bekas penganiayaan pada tubuh korban. Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan," kata AKP Arifin.

Satpolairud Polres Brebes telah meminta keterangan nakhoda dan sejumlah saksi. Polisi juga berkoordinasi dengan Pos TNI AL Kluwut, Basarnas, PMI Kabupaten Brebes, pemerintah desa, HNSI, nelayan, dan keluarga korban.

Berdasarkan pemeriksaan awal, Suherman diduga tewas akibat kecelakaan laut setelah terjatuh dari kapal. Namun, polisi masih mendalami untuk memastikan seluruh rangkaian kejadian.

"Kami tetap mendalami sesuai prosedur untuk memastikan seluruh fakta dalam kejadian tersebut," katanya.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut