Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sindikat Penipuan Pig Butchering di Solo Dibongkar, Raup Rp41,1 Miliar dari 133 Korban
Advertisement . Scroll to see content

4,6 Juta Warga Berpotensi Mudik ke Jateng, Ini 3 Skenario Pemprov Adang Pemudik

Senin, 12 April 2021 - 20:45:00 WIB
 4,6 Juta Warga Berpotensi Mudik ke Jateng, Ini 3 Skenario Pemprov Adang Pemudik
Petugas Gabungan perketat penjagaan di Banyumas
Advertisement . Scroll to see content

SEMARANG, iNews.id  – Pelarangan mudik Lebaran pada 6-17 Mei 2021 jadi perhatian serius Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah. Untuk itu, Pemprov menyiapkan skenario sebagai langkah antisipasi mencegah pergerakan masyarakat yang akan mudik.

Seperti diketahui, pemerintah resmi melarang masyarakat untuk melakukan mudik Lebaran 2021.  Larangan itu tertuang dalam Surat Edaran Kepala Satgas Penanganan Covid-19 No. 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik pada Bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah selama 6-17 Mei 2021. 

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Tengah Henggar Budi Anggoro menyatakan ada tiga skenario yang akan dilakukan. 

“Sekarang ini kita coba antisipasi untuk pelarangan mudik di tahun 2021 ini.  Kita ada skenario, tiga cara,” kata Henggar ditemui di kompleks kantor Gubernur Jateng, Semarang, Senin (12/4/2021).

Skenario pertama,  kata dia, adalah pralarangan dari tanggal 1-5 Mei sebagai antisipasi mudik dini. Karena dari data Kementerian Perhubungan akan ada potensi warga melakukan mudik dini. Yaitu sekitar 20 persen dari data Kemenhub. “Data survei Kementerian Perhubungan. Ada potensi pemudik Jawa Tengah sekitar 4, 6 juta,” katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut