Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 3 Korban Tewas Erupsi Gunung Dukono Ditemukan Terkubur Pasir, Operasi SAR Ditutup
Advertisement . Scroll to see content

Wisatawan Bandung Digulung Ombak Pantai Barat Pangandaran Ditemukan Tewas

Kamis, 13 Juni 2024 - 21:35:00 WIB
Wisatawan Bandung Digulung Ombak Pantai Barat Pangandaran Ditemukan Tewas
Tim SAR Pangandaran mengevakuasi jasad wisatawan yang tewas digulung ombak Pantai Barat Pangandaran, Kamis (13/6/2024). (Foto: MPI)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Hafizh Arrafi (15), wisatawan asal Bandung yang digulung ombakPantai Barat Pangandaranditemukan tewas, Kamis (13/6/2024). Jasad korban disemayamkan di kamar mayat RSUD Pandega, Pangandaran. 

Komandan Tim Rescue Unit Siaga SAR Pangandaran Edwin mengatakan, tim SAR menemukan korban sekitar pukul 16.00 WIB dalam jarak 200 meter ke arah timur dari lokasi kejadian awal. 

"Tim SAR gabungan mengevakuasi korban menggunakan ambulans ke RSUD Pandega, Pangandaran," kata Edwin.

Selanjutnya pada pukul 16.15 WIB, ujar Edwin, karena korban telah ditemukan, operasi SAR ditutup. Seluruh unsur SAR yang terlibat kembali ke satuan masing-masing," ujar Edwin.

Unsur SAR yang terlibat antara lain, Unit Siaga SAR Pangandaran, Polairud Pangandaran, Pos AL Pangandaran, BPBD Pangandaran, Tagana Pangandaran, Dinas Pariwisata, SAR Barakuda, Satpol PP Pangandaran, PMI Pangandaran, Sigab Persis, Rapi Pangandaran, PDC, Balawista dan Jaga Lembur.

Sebelumnya, empat wisatawan asal Kabupaten Bandung terseret ombak di Pantai Barat Pangandaran saat bermain buggy boat, Kamis (13/6/2024) sekitar pukul 08.00 WIB. 

Hafid Arrafi Musafa (15), satu korban hilang Sedangkan tiga korban lainnya berhasil diselamatkan oleh penjaga pantai.

Kepala Kantor SAR Bandung Hery Marantika mengatakan, berdasarkan laporan yang diterima, sebelum kejadian, keempat korban berenang menggunakan buggy boat di Pantai Barat Pangandaran.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut