Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Konten Pocong Meresahkan Viral di Jember, Emak-Emak Ditangkap Polisi
Advertisement . Scroll to see content

Viral, Pria Berkepala Plontos Bawa Ular Sanca Ancam Kadis PUPR KBB Gegara Proyek

Senin, 05 Oktober 2020 - 20:26:00 WIB
Viral, Pria Berkepala Plontos Bawa Ular Sanca Ancam Kadis PUPR KBB Gegara Proyek
Tangkapan layar video laki-laki berkepala plontos membentak-bentak dan mengancam Kepala Dinas PUPR KBB Anugrah dengan ular sanca sepanjang tiga meter akibat tidak diberi proyek. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG BARAT, iNews.id - Video seorang laki-laki berkepala plontos yang tengah membentak-bentak dan mengancam Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bandung Barat (KBB) Anugrah sambil membawa ular sanca berukuran 3 meter, viral di media sosial. Pelaku diduga kecewa karena tidak mendapat proyek.

Video berdurasi lebih dari 1 menit yang direkam secara sengaja tersebut ramai menjadi perbincangan di media sosial serta WhatsApp Group warga KBB.

Informasi yang diperoleh, peristiwa tersebut terjadi di ruangan Kepala Dinas PUPR KBB, Anugrah, sekitar pukul 13.00 WIB, Senin (5/10/2020). Tampak seorang laki-laki berkepala plontos dan mengenakan baju berwarna putih dan biru memegang ular dan membentak-bentak Anugrah. Dia mengaku tidak puas karena selama dua tahun tidak pernah mendapat pekerjaan proyek di Dinas PUPR.

Laki-laki itu tampak emosi dan terus meminta kejelasan soal proyek yang tidak pernah didapatkannya. Seorang staf kepala dinas yang berdiri di sampingnya dan berusaha menenangkan justru ikut dibentak oleh laki-laki tersebut. Dengan suara bernada tinggi, dia terus mendesak agar kepala dinas memberikan keputusan saat itu juga soal proyek yang diinginkannya.

Ketika hal ini coba dikonfirmasikan langsung ke Kepala Dinas PUPR KBB, Anugrah, yang bersangkutan sudah pergi meninggalkan kantor. Salah seorang stafnya mengatakan, kepala dinas usai kejadian tersebut langsung dinas luar karena ada kegiatan dinas yang harus dihadirinya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut