Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Biadab! Remaja di Makassar Perkosa dan Bunuh Bocah 12 Tahun usai Nonton Video Porno
Advertisement . Scroll to see content

Viral Dokter Residen Anestesi Diduga Perkosa Keluarga Pasien di Bandung, Modus Crossmatch Darah

Rabu, 09 April 2025 - 09:54:00 WIB
Viral Dokter Residen Anestesi Diduga Perkosa Keluarga Pasien di Bandung, Modus Crossmatch Darah
Ilustrasi dokter anestesi diduga membius dan memerkosa anak perempuan pasien yang sedang menjaga ayahnya sebelum operasi. (Foto: Ilustrasi/Feepik)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Dua dokter residen anestesi diduga membius dan memerkosa anak perempuan pasien di salah satu rumah sakit di Kota Bandung, Jawa Barat. Kabar ini beredar luas di media sosial dan menjadi pergunjingan warganet.

Informasi diperoleh iNews, terduga pelaku merupakan mahasiwa yang menjalani Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesi salah satu universitas terkemuka di Bandung. Mirisnya lagi dugaan pemerkosaan ini ditengarai dilakukan dua oknum dokter PPDS Anestesi kepada penunggu pasien.

“Assalamualaikum dok, izin saya mendapat informasi bahwa ada 2 Residen Anestesi PPDS FK ***** melakukan pemerkosaan kepada penunggu pasien dengan menggunakan obat bius," tulis akun Instagram @ppdsgramm dikutip Rabu (9/4/2025).

"Keluarga korban menuntut secara hukum kepada kedua residen," tulisnya lagi dalam unggahan tersebut.

Dijelaskan pula kronologi pembiusan dan dugaan pemerkosaan ini bermula saat korban seorang perempuan menjaga ayahnya di ruangan ICU yang membutuhkan darah saat tengah malam untuk operasi. Kemudian pelaku datang dengan modus menawarkan korban agar cepat mendapat pelayanan crossmatch darah yang merupakan prosedur penting sebelum transfusi darah untuk memastikan kecocokan antara darah donor dan penerima.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut