Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Lamaran Romatis Bikin Nangis Kaum Jomblo, Netizen: Semoga Nular, Gak Cuma Corona
Advertisement . Scroll to see content

Viral, Dagangan Nenek Penjual Gula Aren di Sukabumi Disita karena Tak Pakai Masker 

Jumat, 06 Agustus 2021 - 20:00:00 WIB
Viral, Dagangan Nenek Penjual Gula Aren di Sukabumi Disita karena Tak Pakai Masker 
Inilah nenek penjual gula aren yang sempat viral gegara dagangannya disita oknum petugas. (Foto: iNews.id/Dharmawan Hadi)
Advertisement . Scroll to see content

SUKABUMI, iNews.id - Seorang nenek penjual gula aren yang dirampas dagangannya oleh oknum petugas viral di media sosial. Nenek tersebut diperlakukan seperti itu karena tidak memakai masker dan membawa KTP.

Peristiwa itu sempat diposting melalui akun @vera.frima di Instagram Story miliknya dan menandai akun @sukabumitoday. Hal itu pun banyak  direpost sehingga viral. Akan tetapi postingan itu kini sudah dihapus oleh kedua akun tersebut. Akan tetapi tangkapan layar sebagai jejak digitalnya masih tersebar.

Konten dari postingan tersebut terdapat foto Mak Iyom penjual gula merah keliling dengan disertai tulisan:

"Terkutuklah BAPAK SATPOL PP yg merazia nene ini. Beliau sudah renta pak, ko bisa2nya dg badan kekar, bapak tega "memalak" nenek ini dan mengambil dagangannya (fyi, emak ini jualan gula merah) karena ga pake masker dan ga bawa KTP. Padahal kan bapa bisa beri arahan atau bapa kasih masker atau alangkah lebih mulia bapak beli jualannya" tulis dalam akun tersebut. 

"Dan parahnya lagi bukan 1 atau 2 ikat aja yg diambil tapi 5 ikat, yg kalo terjual harganya 50 rb. Daaaan mirisnya nene ini sempet meminta belaskasihan dr BAPAK SATPOL PP krn ini (jualan) punya orang lain, Dan BAPAK SATPOL PP cuman menjawab wios atuh mak nyuhunkeun kaikhlasana ti emak we (yg artinya ga apa2 lah nek minta keikhlasan dari nenek aja)," lanjutnya. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut