Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral, 3 Pemuda Kembar Identik Daftar TNI, Uniknya Pernah Sama-sama Gagal Seleksi 
Advertisement . Scroll to see content

Viral, Berteduh di Properti Warga, Personel Satpol PP Diusir

Rabu, 03 November 2021 - 12:00:00 WIB
Viral, Berteduh di Properti Warga, Personel Satpol PP Diusir
Satpol PP diusir dari rumah warga viral di media sosial. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Sebuah video memperlihatkan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) diusir warga viral di media sosial. Video tersebut diunggah di akun TikTok dan mendapat respons netizen. 

Pada video itu, tampak ada sekitar lima hingga enam orang personel Satpol PP sedang berteduh di salah satu halaman properti milik warga. Mayoritas personal Satpol PP adalah perempuan. Kemudian datang seorang wanita yang diduga perekam video tersebut. 

"Tolong Ka, jangan berteduh di sini. Ini bukan tanah punya Kaka. Ini tanah punya Bu Nis," kata wanita tersebut meminta personel Satpol PP pergi.

Setelah itu, seroang personel Satpol PP kemudian menjawab wanita tersebut, yang intinya mempertanyakan kenapa mereka diusir. Pertanyaan itu membuat kondisi sendikit mamanas.

"Ini tanah kami, kalau mau berteduh jangan di sini. Cari tempat lain aja. Silakan pergi," ujarnya.

"Silakan berteduhnya di luar aja. Tolong ya, ini tanah pribadi. Enak kalian mau teduh teduh di tanah orang," kata dia. 

Merasa diusir, personel Satpol PP itu pun kemudian pergi meninggalkan halaman rumah tersebut. Tampak di bagian depan, mobil Satpol PP parkir di jalan.

Aksi pengusiran warga kepada personel satpol PP itu diduga terkait peristiwa sebelumnya, di mana Satpol PP menutup akses jalan ke Pasar Lelo. Tindakan tersebut mendapat protes para pedagang. 

Editor: Asep Supiandi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut