Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terobosan Baru, Aspal Plastik Diuji Coba di Garut untuk Jalan Sepanjang 23 Km
Advertisement . Scroll to see content

Usulan Gunung Guntur Jadi TWA, BKSDA Wilayah V Jabar Tunggu Hasil Evaluasi KPHK

Selasa, 08 Maret 2022 - 20:23:00 WIB
Usulan Gunung Guntur Jadi TWA, BKSDA Wilayah V Jabar Tunggu Hasil Evaluasi KPHK
Gunung Guntur di Cipanas, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut. (Foto: Badan Geologi, Kemen ESDM)
Advertisement . Scroll to see content

GARUT, iNews.id - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah V Jawa Barat angkat bicara terkait usulan perubahan Gunung Guntur darikawasan cagar alam menjadi taman wisata alam (TWA). Terkait usulan itu, BKSDA masih menunggu hasil Evaluasi Kajian Fungsi (EKF) yang dilakukan Kesatuan Pengelolaan Hutan Konservasi (KPHK) Guntur dan Papandayan.

Sampai saat ini, tim bentukan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan itu belum mengeluarkan laporan teknis EKF terkait TWA Gunung Guntur yang ditarget selesai pada 2022 ini. 

Kepala Seksi KSDA Wilayah V Jawa Barat Dody Arisandi mengatakan, evaluasi yang dilakukan tim EKF tersebut terkait seluruh kawasan . “KPHK Guntur dan Papandayan ini terdiri dari Cagar Alam Kawah Kamojang, Cagar Alam Papandayan, TWA Kamojang, TWA Guntur dan TWA Papandayan. Jadi bukan hanya TWA Guntur yang dievaluasi,” kata Doddy kepada wartawan, Selasa (8/3/2022).

Menurut Doddy, evaluasi yang dilakukan cukup kompleks karena meliputi sisi ekonomi masyarakat, keanekaragaman hayati, topografi, sosial dan budaya, serta legalitas hukum. “Jadi sangat luas cakupannya. Kami dari KSDA Wilayah V Jabar menyerahkan semua evaluasi itu kepada tim EKF,” ujarnya.

Tim EKF ini, tutur Doddy, dibentuk Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya pada 2021 lalu. “Dibentuk tahun lalu. Tugasnya (tim EKF) untuk mengevaluasi kajian fungsi kawasan konservasi. Sekarang lagi proses. Harapannya tahun ini sudah ada hasil kajiannya,” tutur Doddy.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut