Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : TPA Sarimukti Over Kapasitas, Sopir Truk Keluhkan Lambatnya Proses Pembuangan
Advertisement . Scroll to see content

Truk di TPA Sarimukti KBB Antre Berjam-jam, Banyak Sampah Warga Tak Terangkut

Senin, 07 Juni 2021 - 18:13:00 WIB
Truk di TPA Sarimukti KBB Antre Berjam-jam, Banyak Sampah Warga Tak Terangkut
Truk pengangkut sampah mengantre di akses masuk TPA Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat. (Foto: iNews.id/Adi Haryanto)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG BARAT, iNews.id - Pemkab Bandung Barat (KBB) melalui UPT Kebersihan meminta kepada pengelola TPA Sarimukti di Kecamatan Cipatat, KBB, untuk membenahi infrastruktur di TPA. Pasalnya, buruknya infrastruktur di lokasi TPA berimbas kepada proses pengangkutan sampah  menjadi lebih lama akibat antrean truk sebelum masuk TPA. 

"Kami harap pengangkutan sampah kembali normal, dan meminta ke Balai Penanganan Sampah Regional (BPSR) Jawa Barat untuk memperhatikan ini," kata Kepala UPT Kebersihan, Dinas Lingkungan Hidup, KBB, Nurjaman, Senin (7/6/2021).

Dia menyebutkan, akibat ada kendala dalam pembuangan sampah dikarenakan antrean truk yang lama, membuat terjadi penumpukan sampah di masyarakat. Bahkan ada sebagian wilayah yang sampahnya tidak terangkut.

Penyebabnya karena, satu ritase armada truk yang membuang sampah ke TPA Sarimukti membutuhkan waktu delapan jam lebih. Padahal, biasanya mereka bisa pergi ke TPA lalu pulang lagi sekitar dua jam, sehingga bisa kembali menarik sampah untuk dibuang. 

Namun dengan kendala lamanya antrean truk di lokasi TPA membuat banyak waktu yang terbuang. Terlebih pada saat terjadi longsor dan setelah turun hujan deras yang membuat landasan pembuangan di TPA licin. Bahkan dari dua landasan hanya satu yang dipakai sehingga truk harus antre. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut