Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pilu, TKW asal Cirebon Pulang Dalam Peti Mati usai 12 Tahun di Malaysia
Advertisement . Scroll to see content

Tragis! TKW asal Garut Dibunuh Teman saat Pulang Kampung, Mayat Dibuang ke Sungai Citarum

Kamis, 16 Oktober 2025 - 11:46:00 WIB
Tragis! TKW asal Garut Dibunuh Teman saat Pulang Kampung, Mayat Dibuang ke Sungai Citarum
Polres Cimahi saat ekspose kasus pembunuhan TKW asal Garut yang jasadnya ditemukan di Sungai Citarum, Bandung Barat. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

GARUT, iNews.id - Nasib tragis menimpa seorang TKW asal Garut bernama Iis Nurparida (44) yang hendak pulang kampung dari Malaysia. Dia ditemukan tewas mengenaskan setelah dibunuh teman dekat sendiri dan mayatnya dibuang ke Sungai Citarum, Kabupaten Bandung Barat.

Kasus ini terungkap setelah warga menemukan sesosok mayat perempuan di aliran Sungai Citarum, tepatnya di Kampung Koreh Kotok, Desa Pataruman, Kecamatan Cihampelas, Rabu (1/10/2025) pukul 08.00 WIB. Petugas Polres Cimahi bersama Tim Inafis Polda Jabar yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dari hasil identifikasi dan pencocokan sidik jari, diketahui korban bernama Iis Nurparida, warga Desa Talagasari, Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut. Dia merupakan tenaga kerja wanita (TKW) yang baru pulang dari Malaysia.

Kasat Reskrim Polres Cimahi AKP Teguh Kumara mengatakan, korban tewas dibunuh saat perjalanan dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Garut menggunakan mobil Daihatsu Terios putih berpelat D 1018 VBY.

“Korban TKW yang pulang dari Malaysia. Dia tewas dijerat pelaku dengan seutas tali jaket dalam mobil saat perjalanan pulang dari bandara ke kampung halamannya di Garut,” ujar AKP Teguh Kumara dikuti dari iNews Bandung Raya, Kamis (16/10/2025).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut