Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gegara BBM untuk Alat Berat Habis, TPA Sarimukti KBB Ditutup Sementara 
Advertisement . Scroll to see content

TPA Sarimukti Setop Beroperasi, Kota Bandung Terancam Jadi Lautan Sampah 

Minggu, 07 November 2021 - 09:53:00 WIB
TPA Sarimukti Setop Beroperasi, Kota Bandung Terancam Jadi Lautan Sampah 
Bandung terancam menjadi lautan sampah menyusul penghentian sementara aktivitas pengolahan sampah di TPA Sarimukti. (Foto: Ilustrasi/Dok)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Kota Bandung dan sekitarnya terancam menjadi lautan sampah menyusul penghentian sementara aktivitas pengolahan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti. Diketahui, TPA tersebut merupakan tempat membuang sampah dari kawasan Bandung Raya yang meliputi Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kota Cimahi, termasuk KBB. 

Akibat persoalan yang disebabkan habisnya bahan bakar minyak (BBM) untuk alat berat di TPA Sarimukti itu, sampah di kawasan Bandung Raya, khususnya Kota Bandung kini mulai menumpuk tak terangkut hingga memicu reaksi dari Pemkot Bandung. 

Melalui akun Instagram Dinas Lingkungan Hidup (DLHK) Kota Bandung yang kemudian diunggah ulang oleh akun Instagram Wali Kota Bandung, Oded M Danial, Pemkot Bandung menyatakan bahwa truk pengangkut sampah milik Kota Bandung mulai tersendat dan harus mengantre lama untuk membuang sampahnya ke TPA Sarimukti. 

Pemkot Bandung juga meminta maaf kepada masyarakat terkait pengangkutan sampah yang belakangan ini tidak tepat waktu akibat persoalan di TPA Sarimukti tersebut.

"Mohon maaf jika masih ada keterlambatan dalam pelayanan pengangkutan sampah, karena memang keadaan yang memaksakan untuk itu dan tidak bisa kami hindari," kata Oded di akun Instagramnya, Sabtu (6/11/2021). 

Dijelaskan juga bahwa saat ini, sejumlah truk pengangkut sampah milik Kota Bandung masih tertahan akibat kepadatan antrean menuju TPA Sarimukti sejak Jumat (5/11/2021) kemarin. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut