Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Moratorium Tak Surutkan Pergerakan Komite Pemekaran Bandung Utara 
Advertisement . Scroll to see content

Tokoh Nilai Wajar Lembang Ingin Pisah dari KBB karena PAD Dikeruk Wilayah Tak Ditata

Senin, 14 Juni 2021 - 16:11:00 WIB
Tokoh Nilai Wajar Lembang Ingin Pisah dari KBB karena PAD Dikeruk Wilayah Tak Ditata
Sejumlah objek wisata di Kecamatan Lembang menjadi penyumbang PAD terbesar di KBB. (Foto: Adi Haryanto)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG BARAT, iNews.id - Wacana pemekaran Kawasan Bandung Utara (KBU) terus bergulir, mendapat respons dari berbagai tokoh KBU dan Kabupaten Bandung Barat (KBB). Mereka menilai, keinginan Kawasan Bandung Utara (KBU) berpisah dari KBB, wajar. 

Ketua Majelis Pemuda Indonesia (MPI) KBB Lili Supriatna mengatakan, wajar jika warga KBU menginginkan sebagai daerah otonomi baru. Pasalnya KBU, khususnya Lembang sebagai penyumbang PAD terbesar bagi Pemda KBB.

Namun, sebagai daerah penyumbang PAD terbesar bagi KBB, dana perimbangan bagi KBU khususnya Lembang Raya sangat tidak seimbang.

"Ini ibaratnya PAD dikeruk tapi pembangunan tidak sebanding. Penataan wilayahnya sangat minim, jadi wajar jika akhir-akhir ini warga KBU ingin memisahkan diri dari KBB," kata Ketua MPI KBB, Senin (14/6/2021).

Menurut Lili Supriatna, hingga saat ini Pemda KBB tidak ada upaya untuk membuat sebuah regulasi khusus bagi kawasan Lembang Raya yang tidak berbenturan dengan Perda KBU. Terbukti, banyak pengusaha yang telah menyumbangkan PAD namun pemerintah tidak ada upaya penataan perijinan tempat usaha di KBU.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut