Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kebutuhan Oksigen RS Rujukan Tinggi, KBB Minta Pemprov Jabar Tambah Kuota Bantuan
Advertisement . Scroll to see content

Terima Bantuan 85,8 Ton Oksigen Cair, Ridwan Kamil: Mokaseh Banyak Yo Dulur Sumsel 

Rabu, 28 Juli 2021 - 20:02:00 WIB
Terima Bantuan 85,8 Ton Oksigen Cair, Ridwan Kamil: Mokaseh Banyak Yo Dulur Sumsel 
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil saat menerima bantuan oksigen cair dari Sumsel di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (28/7/2021). (Foto: Humas Pemprov Jabar)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Pemprov Jawa Barat menerima bantuan 85,8 ton oksigen cair dari Provinsi Sumatera Selatan untuk penanganan pasien Covid-19 di Jabar. Melalui PT OKI Pulp & Paper Mills (Sinar Mas Group), Jabar mendapatkan 85,8 ton oksigen cair dalam empat iso tank.

Pengiriman oksigen cair ini dilepas langsung oleh Gubernur Sumsel, Herman Deru di Pelabuhan PT Gajah Unggul Internasional, Palembang, Sabtu (24/7/2021) malam lalu dan kini telah tiba di Bandung untuk didistribusikan ke pengisian filling station.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menghaturkan terima kasih kepada Sinar Mas Group atas bantuan oksigen cair dan juga dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terlebih dari dukungan Gubernur Herman Deru yang telah melepas kiriman oksigen cair untuk Jabar. 

"Kami berterima kasih atas dukungan dari Sinar Mas yang sigap memberikan bantuan kemanusiaan untuk masyarakat Jawa Barat. Pemerintah tidak dapat menangani pandemi ini sendiri, perlu kolaborasi dan bergotong royong dengan semua pihak termasuk dari korporasi," ucapnya dalam JAPRI (Jabar Punya Informasi) di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (28/7/2021). 

Menurut Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu, bantuan oksigen cair tersebut dapat terlaksana berkat kolaborasi dan komunikasi yang apik dengan berbagai pihak. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut