Tangkal Berita Bohong, Ridwan Kamil Luncurkan Tim Jabar Saber Hoaks
BANDUNG, iNews.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat membentuk tim Jabar Saber Hoaks sebagai upaya melawan arus informasi negatif yang bisa memecah belah serta meresahan masyarakat. Tim ini akan menjadi wadah untuk mengedukasi, memverifikasi, serta melawan berita-berita bohong.
Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan, perkembangan teknologi yang pesat belum diimbangi dengan penggunaannya secara bijak, terutama di Indonesia. Masyarakat mudah terpancing oleh hal-hal yang justru dapat merugikan dirinya sendiri.
Selain itu, rendahnya budaya literasi membuat masyarakat enggan memverifikasi suatu berita yang belum jelas kebenarannya atau informasi negatif. Maka saat menerima berita bohong, banyak masyarakat yang langsung percaya dan menjadi panik.

"Indeks literasi masyarakat Indonesia berada di posisi 50 dari 60 negara. Orang Indonesia hanya satu konsentrasi 20 detik membaca berita. Kadang-kadang dibaca judulnya saja, isinya tara (tidak) dibaca," ujar Emil-sapaan akrabnya saat peluncuran Jabar Saber Hoax di Gedung Sate, Jumat (7/12/2018).
Emil mencontohkan dampak dari berita bohong juga sangat luar biasa seperti pada perang dunia kedua. Dia menyebut, serangan tentara Jerman terhadap Polandia berawal dari hoaks.