Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : KPPU Kembali Panggil Sejumlah Perusahaan Minyak Goreng, Siapa Saja?
Advertisement . Scroll to see content

Subsidi Minyak Goreng Curah Dicabut, Pedagang Pasar Baru Indramayu Resah

Rabu, 01 Juni 2022 - 10:37:00 WIB
Subsidi Minyak Goreng Curah Dicabut, Pedagang Pasar Baru Indramayu Resah
Subsidi minyak goreng dicabut membuat pedagang Pasar Baru, Indramayu, resah. (Foto: Dok)
Advertisement . Scroll to see content

INDRAMAYU, iNews.id - Para pedagang sembako di Pasar Baru, Kabupaten Indramayu mengaku resah menyusul pencabutan subsidi minyak goreng curah oleh pemerintah sejak 31 Mei 2022. Mereka khawatir dampak kebijakan itu bakal membuat minyak goreng kembali langka dan mahal di pasaran.

Padahal, para pedagang sempat merasa lega dalam beberapa minggu terakhir terutama saat pemerintah menyubsidi minyak goreng. Namun ternyata mereka harus kembali khawatir pascapencabutan subsidi tersebut.  

Harga minyak goreng curah Rp16.000 per kg hanya dirasakan pedagang selama dua minguu terakhir. Sementara untuk minyak goreng kemasan di kisaran Rp21.000-24.000 per liter.

Meski dampak pencabutan subsidi minyak goreng ini belum dirasakan para pedagang, mereka belum bisa memastikan adanya kenaikan harga dalam beberapa hari ke depan.

"Kami khawatir pencabutan subsidi ini memicu kenaikan harga. Kemarin sempat lega karena minyak goreng curah menjadi solusi di saat harga minyak goreng kemasan cukup mahal," kata pedagang sembako Pasar Baru, Adang Wahyudi.


Keresahan juga dirasakan para pembeli pascapencabutan subsidi minyak goreng curah. Para pembeli ini tidak mau lagi merasakan kesulitan mendapat komoditas tersebut.

"Kami hanya menginginkan harga komoditas terjangkau. Salah satunya minyak goreng yang banyak dibutuhkan masyarakat, harganya pun harus terjangkau," ujar seorang pembeli, Nunung.
 
Sementara itu, para pedagang berharap walaupun subsidi minyak goreng dicabut, pemerintah tetap bisa menjamin ketersediaan komoditas ini di pasar tradisional dan harganya tetap stabil.

Editor: Asep Supiandi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut