Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pertemuan Tiga Ketum, Adi Prayitno: Kode Keras Koalisi Pemilu 2024 dari Golkar, PAN dan PPP
Advertisement . Scroll to see content

Sengkarut PPP DKI Meluas ke Kota Bandung, Puluhan Kader Geruduk Kantor DPP

Jumat, 13 Mei 2022 - 18:52:00 WIB
Sengkarut PPP DKI Meluas ke Kota Bandung, Puluhan Kader Geruduk Kantor DPP
Kader DPC PPP Kota Bandung melepas jaket partai sebagai bentuk keprihatinan di kantor DPP PPP, Jalan Diponegoro, Jakarta. (FOTO: ISTIMEWA)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Sengkarut kepengurusan DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DKI Jakarta, meluas ke DPC PPP Kota Bandung. Puluhan kader PPP Kota Bandung, menggeruduk Kantor DPP PPP, Jalan Diponegoro, Jakarta, Jumat (13/5/2022). 

Dalam aksi tersebut, kader PPP Kota Bandung membentangkan spanduk. Sebuah spanduk besar bertuliskan "Kembalikan Kedaulatan Konstitusi Kami, Jangan Kau Rampas atas Nama Kekuasaan". Ada pula spanduk berisi tulisan, "Konstitusi Dilanggar, Kompromi politik Diabaikan. Sakarepmu!!!", dan "Mana 6 Prinsip Perjuang PPP? Musyawarah-Mufakat, Bohong!!!

"Tujuan kami dari Bandung ke Kantor DPP PPP ini untuk meluruskan dan mencerahkan terkait hasil Musyawarah Cabang (Muscab) VIII PPP Kota Bandung yang diselenggarakan 5 November 2021," kata Lia Nurlaela, kader PPP Kota Bandung, saat berorasi.

Selain membentangkan spanduk dan berorasi, massa aksi DPC PPP Kota Bandung juga menanggalkan jaket partai bentuk keprihatinan atas kesewenang-wenangan DPP PPP. Sekitar pukul 15.30 WIB, aksi kader DPC PPP Kota Bandung selesai.

Lia menyatakan, formatur hasil muscab telah terbentuk dan selesai menyusun kepengurusan DPC PPP Kota Bandung 2021-2026.  "Namun yang terjadi, DPP PPP malah menganulir semua hasil rapat dan keputusan formatur. Hebatnya lagi, rekomendasi DPW PPP Jawa Barat tidak digubris dan diabaikan. Padahal, dalam AD/ART (anggaran dasar/anggaran rumah tangga) jelas dan tegas, bahwa hasil Muscab kabupaten/kota harus mendapatkan rekomendasi dari wilayah (DPW)," ujar Lia yang juga formatur ini. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut