Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 39 Titik di Jalur KA Daop 2 Bandung Rawan Longsor dan Banjir, Ini Lokasinya
Advertisement . Scroll to see content

Sempat Tak Bisa Dilalui, Jalur Kereta Api di Selatan Jabar Kembali Normal 

Minggu, 28 November 2021 - 10:36:00 WIB
Sempat Tak Bisa Dilalui, Jalur Kereta Api di Selatan Jabar Kembali Normal 
Jalur kereta api di selatan Jabar sempat tak dapat dilalui akibat tergenang air dari Sungai Cikeruh Garut yang jebol. (Foto: iNews.id/Arif Budianto)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop II Bandung memastikan semua perjalanan kereta api (KA) di jalur selatan Jawa Barat kembali normal, pascatergenangnya rel akibat tanggul jebol, Sabtu (27/11/2021) sore. Saat ini, semua perjalanan KA telah kembali normal.

"Alhamdulilah pukul 00.00 tadi malam, lokasi sudah bisa dilalui dengan kecepatan normal. Pagi ini semua kereta api telah melayani penumpang sesuai jadwal," kata Manager Humas Daop II Bandung, Kuswardoyo, Minggu (28/11/2021).

Menurut dia, setelah sempat tersendat, pada pukul 20.33 WIB, lokasi terjadinya genangan sudah bisa dilalui dengan kecepatan terbatas 5 km/jam. Kemudian air semakin surut, sehingga rel bisa dilalui pada kecepatan normal pada tengah malam.

Sebelumnya, diberitakan terjadi gangguan perjalanan KA di petak Jalan Cimekar-Rancaekek tepatnya di BH 784 di KM 172+0/1. Lokasi itu terdampak akibat jebolnya tanggul sungai Cikeruh dan mengakibatkan jalur kereta api di lokasi tersebut terendam banjir, Sabtu (27/11/2021). 

Pada pukul 16.07 WIB  jalur lintas KA di lintas Cimekar-Rancaekek terimbas banjir dengan ketinggian 10 cm di atas kop rel yang mengakibatkan KA Jarak Jauh dan KA lokal beroperasi tidak sesuai jadwal. Hal tersebut berdampak pada keterlambatan sejumlah KA di wilayah Daop II Bandung di antaranya KA Lokal Bandung Raya, Kutojaya Selatan, Argowilis, Turangga, Pasundan dan Malabar.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut