Ridwan Kamil Siap-siap Tinggalkan Pendopo Jelang Cuti Kampanye
BANDUNG, iNews.id – Ridwan Kamil bersiap-siap meninggalkan rumah dinas di Pendopo Jalan Dalem Kaum, Kota Bandung, menjelang cuti untuk persiapan kampanye Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar. Rencananya, Wali Kota Bandung ini pindah bersama keluarga ke rumah kontrakan di kawasan Jalan Cipaganti, besok, Sabtu, 20 Januari 2018.
Ridwan Kamil yang akrab disapa Emil mengatakan, sebagai bakal calon gubernur petahana, dia harus terikat aturan wajib cuti selama masa kampanye Pilgub Jabar. Hal ini sesuai dengan Undang-Undang (UU) Pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota (Pilkada). Dalam UU tersebut juga disebutkan, calon petahana wajib melepaskan berbagai fasilitas negara yang melekat selama masa kampanye.
“Sebagai pejabat, sesuai aturan, pejabat saya tidak boleh menggunakan fasilitas negara. Jadi walaupun belum ditetapkan KPU sebagai calon, saya akan pindah ke Jalan Cipaganti, ngontrak rumah selama kampanye Pilgub Jabar,” kata Emil di Balaikota Bandung, Jumat (19/1/2018).
Dia menambahkan, kepindahan dia dan keluarga dari rumah dinas dipercepat dari yang dijadwalkan karena dia bersama istrinya Atalia Kamil berencana umrah pada Rabu, 24 Januari 2018. Ibadah umrah rencananya selama dua minggu. “Saat pulang umrah nanti akan terlalu mepet untuk beres-beres. Jadi, kami memutuskan pindah lebih awal, satu bulan sebelum penetapan dan cuti kampanye,” ungkap Emil.
Sementara itu, istri Emil, Atalia Kamil mengatakan, persiapan pindah rumah ke rumah kontrakan sudah hampir selesai. Saat ini, sejumlah barang pribadi sudah mulai dikemas dan dirapikan untuk dibawa ke rumah kontrakan. “Besok rencananya akan serah terima pendopo dari kami ke bagian umum dan asisten 2,” kata Atalia.
Atalia mengatakan, barang-barang mereka akan diangkut dengan dua truk. Barang-barang tersebut sebagian akan dibawa menuju rumah kontrakan dan sisanya disimpan di Rumah Botol milik pribadi. “Sepertinya akan menggunakan dua truk. Tapi, kemungkinan bisa lebih kalau melihat barangnya sebanyak ini,” ujarnya.
Dia pun memastikan, tidak akan membawa barang milik negara yang selama ini disediakan di rumah dinas pendopo. Barang yang dibawa hanya milik pribadi sedangkan milik pendopo akan tetap ditinggal karena itu inventaris negara. “Kami hanya bawa barang pribadi saja mulai dari baju, lukisan, buku, pernak-pernik dan lainnya,” katanya.
Editor: Maria Christina