Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kecelakaan Maut di Bekasi, Kurir Paket Tewas jadi Korban Tabrak Lari Truk Kontainer
Advertisement . Scroll to see content

Rawan Kecelakaan Tol Cipali , Polda Jabar Tingkatkan Patroli dan Kirim SMS Peringatan ke Pengendara

Senin, 03 Februari 2020 - 13:39:00 WIB
Rawan Kecelakaan Tol Cipali , Polda Jabar Tingkatkan Patroli dan Kirim SMS Peringatan ke Pengendara
Minibus berisi pasangan suami istri yang ringsek usai kecelakaan di Tol Cipali, Minggu (2/2/2020). (Foto: iNews/Irwan)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jabar Kombes Pol Eddy Djunaedi mengatakan kawasan rawan kecelakaan berada di titik jenuh di jalan Tol Cipali terdapat di Km 86 jalur A atau dari arah barat ke timur, wilayah Kabupaten Purwakarta-Subang. Untuk mencegah kecelakaan, Polda Jabar akan melakukan patroli hinga mengirim SMS ke pengendara yang lewat.

"Kami juga mengimbau masyarakat pengguna jalan tol agar tidak berhenti di bahu jalan. Silakan istirahat di rest area atau tempat istirahat pelayanan. Apabila tempat istirahat pelayanan penuh, berhenti di rest area selanjutnya," kata Eddy, Senin (3/2/2020).

Polda Jabar juga akan menyiapkan pesan singkat atau SMS secara blast kepada para pengguna jalan tol yang melewati kawasan rawan kecelakaan di Tol Cipali. SMS tersebut berisi pesan yang mengingatkan pengendara untuk beristirahat di rest area.

"Jadi begitu melewati titik rawan, di situ muncul pesan 'anda memasuki daerah rawan kecelakaan, silakan istirahat'. Peringatan dini ini mudah-mudahan dilihat sehingga pengendara bisa istirahat," kata Eddy.

Menurut catatan Polda Jabar, setiap tahun belasan bahkan puluhan orang meregang nyawa di Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) yang membentang sepanjang 116 kilometer (Km) dari Purwakarta hingga Palimanan, Cirebon, perbatasan Jawa Tengah.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut