Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pergerakan Tanah Ancam Sejumlah Rumah di KBB, BPBD Minta Tim Geologi Turun Tangan
Advertisement . Scroll to see content

Ratusan Rumah Warga Cibalong Tasikmalaya Rusak Akibat Pergerakan Tanah

Senin, 01 Maret 2021 - 08:19:00 WIB
Ratusan Rumah Warga Cibalong Tasikmalaya Rusak Akibat Pergerakan Tanah
Rumah warga yang rusak parah akibat pergerakan tanah dipasangi garis polisi dan tak boleh dihuni. (Foto: iNews/Asep Juhariyono)
Advertisement . Scroll to see content

TASIKMALAYA, iNews.id - Sebanyak 112 rumah warga di Dusun Cianteg, Desa Setiawaras, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, rusak, akibat pergerakan tanah. Dari 112 rumah itu, tiga di antaranya rusak parah.

Tiga rumah yang rusak parah kini tak bisa ditangali karena tidak layak huni. Selain dinding retak, posisi tiga rumah itu telah miring hingga 45 derajat sehingga dikhawatirkan akan ambruk. Lantaran membahayakan, rumah tersebut dipasangi garis polisi agar warga tidak mendekat ke bangunan tersebut.

Aparat desa dan warga masih menunggu hasil kajian Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) terkait layak atau tidaknya Dusun Cianteg tersebut untuk ditempati.

Warga sekitar kini hanya bisa melakukan perbaikan seadanya di lokasi pergerakan tanah dengan memperbaiki saluran air agar jika hujan kembali mengguyur tidak memicu pergerakan tanah lebih parah.

Kepala Desesa Setiawaras Asep Gusnawan mengatakan, peristiwa pergerakan tanah sudah berlangsung sejak awal Februari 2021 lalu. "Bencana pergerakan tanah itu semakin parah saat hujan deras mengguyur Desa Setiawaras tiga hari lalu," kata Asep Gusnawan.

Sementara itu, Ee Supriadi, warga yang rumahnya diberi garis polisi mengaku kebingungan. Pasalnya pihak terkait hanya melarang wrga menempati rumah mereka tanpa memberikan solusi.

"Warga bingung sampai kapan rumahnya dilarang ditempati karena tidak ada tempat khusus yang disediakan pemerintah untuk para korban," kata Ee Supriadi.

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut