Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Warga Lampung Utara Hilang saat Cari Ayam Hutan, Ditemukan Tewas di Kebun Sawit
Advertisement . Scroll to see content

Pramono Edhie Meninggal, Bupati Cianjur: Almarhum Sempat Dirawat 3 Jam di RSUD Cimacan

Sabtu, 13 Juni 2020 - 23:35:00 WIB
Pramono Edhie Meninggal, Bupati Cianjur: Almarhum Sempat Dirawat 3 Jam di RSUD Cimacan
KSAD (2011-2013) Jenderal TNI (Purn) Pramono Edhie Wibowo. (Foto: Dispenad).
Advertisement . Scroll to see content

CIANJUR, iNews.id - Bupati Cianjur Herman Suherman menyampaikan dukacita atas kepergian mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI (Purn) Pramono Edhie Wibowo. Adik kandung Ani Yudhoyono itu sempat menjalani perawatan selama tiga jam di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cimacan, Cianjur, Jawa Barat, sebelum mengembuskan napas terakhir dalam usia 65 tahun, Sabtu (13/6/2020) malam.

Herman Suherman mengatakan, dirinya mendapat informasi itu dari direktur utama RSUD Cimacan. Para petugas medis yang menangani juga sempat melakukan tes cepat karena pasien berasal dari Jakarta.

"Kami mendapat kabar dari dirut RSUD Cimacan, kalau adik Ibu Negara Ani Yudhoyono itu, menjalani perawatan di ruang IGD selama tiga jam. Karena berasal dari Jakarta, petugas sempat melakukan tes cepat dan sejumlah pemeriksaan lain," kata Herman Suherman di Cianjur.

Herman mengatakan, setelah tiga jam mendapat perawatan medis, Pramono Edhie sempat mengalami anfal. Pukul 19.42 WIB, Pramono Edhie meninggal dunia, diduga akibat serangan jantung.

Keluarga yang mendapat kabar, langsung datang ke rumah sakit dan membawa jenazah Pramono Edhie ke Jakarta sekitar pukul 20.28 WIB, untuk dimakamkan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut