Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Vaksinasi Covid-19 untuk Nakes di KBB Belum Capai 100 Persen 
Advertisement . Scroll to see content

PPKM Mikro, Dinkes KBB Belum Punya Data Zonasi hingga Tingkat RT

Selasa, 09 Februari 2021 - 20:46:00 WIB
PPKM Mikro, Dinkes KBB Belum Punya Data Zonasi hingga Tingkat RT
Petugas gabungan memberikan surat edaran terkait PPKM kepada para pelaku usaha di wilayah Lembang, KBB. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG BARAT, iNews.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung Barat (KBB) hingga saat ini belum memiliki data sebaran kasus Covid-19 hingga tingkat RT dan RW. Sementara dalam penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro, lingkup RT dan RW menjadi prioritas.  

Jika mengacu kepada instruksi Mendagri Nomor 3/2021 soal PPKM Mikro, penanganan COVID-19 diprioritaskan di tingkat RT di setiap desa. 

Semestinya, Dinkes sudah memegang pemetaan data zona di 165 desa hingga tingkat RT dan RW. Saat hal ini dikonfirmasikan, Dinkes KBB menyebutkan hal tersebut masih dalam proses. 

"PPKM mikro ini mengacu sebasaran kasus hingga tingkat RT. Sampai sekarang data-data dari RT yang termasuk zona merah, kuning, oranye dan hijau masih diproses oleh pihak desa, jadi belum sampai ke kami," tutur Kabid Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinkes KBB, Mulyana saat dihubungi, Selasa (9/2/2021).

Menurutnya, proses validasi data sebaran kasus Covid-19 di masing-masing RT akan menjadi dasar penerapan PPKM berskala mikro. Berdasarkan sebaran zonasi, di KBB tidak ada RT yang masuk zona merah. Indikator zona merah adalah bila di satu RT ada 10 kasus positif Covid-19.

"Yang zona merah belum ada di tingkat RT yang zona merah, mayoritas di zona hijau. Walaupun ada yang oranye dan kuning namun persentasenya tidak banyak," kata dia.

Seperti diketahui pemerintah resmi menerapkan kebijakan PPKM mikro yang menyasar hingga tingkat RT mulai 9-22 Februari 2021. PPKM mikro dilakukan dengan melihat kriteria zonasi yang terbagi dalam zona hijau, zona kuning, zona oranye, dan zona merah. 

Editor: Asep Supiandi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut