Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kota Bandung Zona Oranye, Penyebaran Covid-19 Masih Tinggi
Advertisement . Scroll to see content

PPKM Mikro Dinilai Berhasil Tekan Angka Kasus Covid-19 di Kota Bandung 

Senin, 08 Maret 2021 - 14:27:00 WIB
PPKM Mikro Dinilai Berhasil Tekan Angka Kasus Covid-19 di Kota Bandung 
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya didampingi Wakapolrestabes Bandung AKBP Yade S Ujung. (Foto: iNews/Dokumentasi)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro dinilai berhasil menekan angka kasus penularan Covid-19 di Kota Bandung. Buktinya, saat ini Kota Bandung masuk zona oranye atau risiko sedang penyebaran virus Corona.

"Bahkan, wilayah tingkat RT yang sebelumnya berada di zona merah, kini turun ke zona oranye," kata Kapolrestabes Bandung Kombes Ulung Sampurna Jaya didampingi Wakapolrestabes Bandung AKBP Yade Setiawan Ujung di Mapolrestabes Bandung, Jalan Merdeka, Kota Bandung, Senin (8/3/2021). 

Kombes Pol Ulung mengemukakan, keberhasilan ini tak lepas dari kerja sama Bhabinkamtibmas di tingkat polsek bersama tim gugus tugas penanganan Covid-19 wilayah. 

"Anggota kita di setiap polsek turut aktif membantu kecamatan sampai ke level RT dan RW untuk mengawal penerapan PPKM mikro ini," ujar Kombes Pol Ulung. 

Saat PPKM skala mikro pertama diterapkan sejak 26 Januari hingga 9 Februari 2021, terdapat tiga RT zona merah. Masing-masing berada di Kecamatan Astanaanyar satu RT dan dua di Buahbatu. Kemudian zona oranye 72 RT, kuning 1.068, dan hijau 8.730.

"Sekarang, setelah diberlakukannya PPKM mikro sudah tidak ada wilayah (RT) yang masuk zona merah atau nol zona merah di tingkat RT," tutur Kapolrestabes. 

Menurut Kombes Pol Ulung, selain kerja sama antara Bhabinkamtibmas bersama petugas kewilayahan, keberadaan Lembur Tohaga Lodaya (Kampung Tangguh) di setiap Kelurahan turut membantu keberhasilan PPKM mikro.

Lembur Tohaga Lodaya, kata Kombes Pol Ulung, merupakan program kolaborasi Polrestabes Bandung bersama Pemkot Bandung, dan Kodim 0618 BS Kota Bandung untuk membangun ketahanan di bidang kesehatan, sosial, ekonomi, dan keamanan di masa pandemi Covid 19.

Selain fokus di bidang protokol kesehatan, Program Lembur Tohaga Lodaya  ini juga memiliki ketersediaan lumbung pangan di kelurahan yang siap digunakan dalam keadaan darurat pangan. "Dengan begitu, warga bisa lebih siaga dalam menghadapi berbagai situasi krisis," ucap Kombes Pol Ulung.

Hingga saat ini, ujar Kapolrestabes Bandung, anggota bersama aparat kewilayahan terus berusaha menekan penyebaran Covid-19 agar wilayah yang masuk zona orange dapat masuk zona kuning atau hijau. 

"Bhabinkamtibmas turun ke masyarakat membantu pelaksanaan 3T (testing, tracing, treatment) sekaligus mengingatkan tentang protokol kesehatan, membagikan masker dan membantu mengendalikan mobilitas masyarakat disetiap wilayah," ujarnya.

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut