Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kasus Kematian Warga Boyolali Diduga gegara Sate Kiriman, 8 Orang Diperiksa Polisi
Advertisement . Scroll to see content

Polisi Dalami Kasus Pembongkaran 25 Makam di TPU Pakemitan Tasikmalaya, Tidak Ada Jasad Dicuri

Senin, 11 November 2019 - 10:15:00 WIB
Polisi Dalami Kasus Pembongkaran 25 Makam di TPU Pakemitan Tasikmalaya, Tidak Ada Jasad Dicuri
Makam yang sempat dibongkar orang tak dikenal di Tasikmalaya sudah dirapikan kembali. (Foto: iNews/Asep Juhariyono)
Advertisement . Scroll to see content

TASIKMALAYA, iNews.id - Aksi pembongkaran makam oleh orang tak dikenal di TPU Pakemitan, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar), masih didalami kepolisian. Peristiwa tersebut sempat membuat warga resah, meski tidak ada pencurian jasad di dalam kuburan tersebut.

Seorang warga di sekitar TPU, Fauzi Malik (25) mengatakan, ada sekitar 25 makam yang sempat ditemukan dalam kondisi terbuka bekas galian. Namun galian tersebut hanya berkisar 50 sentimeter saja.

"Pertama kali ketahuan saat ada yang berziarah. Dia melihat makam keluarganya bekas digali sampai dalam, langsung dilaporkan ke petugas TPU," kata Fauzi kepada iNews di TPU Pakemitan, Kabupaten Tasikmalaya, Jabar, Senin (11/10/2019).

Dari laporan tersebut, kemudian warga di sekitar geger pada Jumat (9/11/2019) lalu. Mereka khawatir ada dugaan pencurian jasad di dalam kuburan tersebut untuk keperluan hal-hal yang berbau ilmu hitam.

Namun, setelah polisi tiba dan melakukan olah TKP, kata dia, tidak ada jasad atau pun kerangka di dalam makam yang dicuri pelaku. Diduga pelaku hanya mengambil tanah bagian dalam kuburan.

"Tidak tahu kalau untuk apa," ujar dia.

Hingga kini motif pembongkaran makam tersebut masih belum diketahui secara pasti. Polisi sudah mendengarkan keterangan sejumlah saksi dan mengumpulkan bukti, namun belum menangkap pelakunya.

Editor: Andi Mohammad Ikhbal

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut