Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pilu! Begini Pengakuan Gadis Indramayu Korban TPPO Modus Pengantin Pesanan di China
Advertisement . Scroll to see content

Permukiman Warga Indramayu Diteror Tomcat, Gatal-Gatal di Wajah

Rabu, 02 September 2020 - 11:20:00 WIB
Permukiman Warga Indramayu Diteror Tomcat, Gatal-Gatal di Wajah
Petugas BPBD Indramayu mencari tomcat yang menyerang warga. Rabu (2/9/2020) (Foto iNews/Toiskandar).
Advertisement . Scroll to see content

INDRAMAYU, iNews.id - Permukiman warga Desa Pabean Udik, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat diteror ribuan tomcat pada Rabu (2/9/2020). Bahkan serangga kecil tersebut menyerang anak-anak yang sedang tidur.

Warga Pabuan Udik, Rantinih mengatakan warga merasa gatal hingga perih akibat diserang tomcat yang muncul pada malam hari.

"Rasanya, gatal, perih dan sakit. Rata-rata menyerangnya muka," ucap Rantinih di Indramayu, Rabu (2/9/2020).

Permukiman warga Desa Pabean Udik, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat diteror ribuan tomcat pada Rabu (2/9/2020). (Foto iNews/Toiskandar).
Permukiman warga Desa Pabean Udik, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat diteror ribuan tomcat pada Rabu (2/9/2020). (Foto iNews/Toiskandar).

Warga, kata dia berupaya mematikan tomcat tersebut dengan membakar maupun menyemprot cairan anti serangga, namun tak berhasil. Bahkan jumlah serangga tersebut terus meningkat.

Sementara itu, petugas BPBD Indramayu, Ismail Husni mengaku sedang melakukan penyemprotan ke seluruh permukiman warga. Namun BPBD Indramayu juga akan berkoordinasi dengan dinas kesehatan dan dinas pertanian.

"Ya kita tetap sama melakukan penyemprotan tapi melakukan kajian dulu bagaimana untuk tindakan penyisiran," kata Husni.

Tomcat bisa muncul di permukiman warga, kata dia berpindah dari sawah yang sedang panen. "Ini kronologi informasi masyarakat serangga tomcat dari sawah ke pemukiman warga," ucap dia.

Editor: Faieq Hidayat

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut