Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sadis! Pria Lansia di Lampung Bacok Tetangga, 3 Orang Terluka
Advertisement . Scroll to see content

Pengamen di Bekasi Tewas Ditusuk Teman, Diduga Dipicu Cemburu Cinta Segitiga

Senin, 29 Juni 2026 - 11:48:00 WIB
Pengamen di Bekasi Tewas Ditusuk Teman, Diduga Dipicu Cemburu Cinta Segitiga
TKP pengamen di Bekasi tewas ditusuk teman sendiri di sebuah kontrakan. (Foto: iNews TV/AHMAD JAUHARI LUTFI)
Advertisement . Scroll to see content

BEKASI, iNews.id - Seorang pengamen di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, tewas bersimbah darah setelah ditusuk teman. Korban berinisial FA tewas dengan luka tusuk di bagian dada kanan dan perut.

Peristiwa penusukan itu terjadi di sebuah kontrakan di Kampung Jati Baru, Desa Kalijaya, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Sabtu (27/6/2026). Pelaku diketahui berinisial DN, yang merupakan teman korban.

Dugaan sementara, penusukan dipicu persoalan asmara cinta segitiga. Sebelum insiden terjadi, korban dan pelaku sempat terlibat cekcok hingga adu pukul di jalan tak jauh dari lokasi kejadian.

Keributan tersebut sempat dilerai warga. Namun, pertengkaran kembali berlanjut ke sebuah kontrakan hingga akhirnya terjadi penusukan.

Korban FA merupakan warga Kampung Kaum, Desa Kalijaya, Kabupaten Bekasi. Dia sehari-hari bekerja sebagai pengamen.

Dalam insiden itu, korban ditusuk menggunakan sebilah pisau. Luka parah di bagian dada kanan dan perut membuat korban harus dilarikan ke RSUD Kabupaten Bekasi.

Namun, nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal saat menjalani perawatan medis di rumah sakit.

Ketua RT setempat, Boy Sandi, mengatakan warga sempat mendapat laporan dari warga terkait peristiwa tersebut. Namun saat dia datang ke lokasi, korban sudah dibawa ke rumah sakit.

"Jadi ada warga datang laporan ke kami. Saat kami ke lokasi korban sudah dibawa ke rumah sakit tak ada di TKP. Kayaknya korban dan pelaku sesama pengamen, lalu timbul cekcok akhirnya terjadi penusukan, mungkin karena motif asmara," ujarnya, Senin (29/6/2026).

Boy menyebut korban mengalami banyak luka tusuk akibat senjata tajam.

"Korban meninggal di rumah sakit, ada kurang lebih lima tusukan," katanya.

Petugas Polsek Cikarang Barat yang mendapat laporan langsung mendatangi lokasi kejadian. Polisi kemudian olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan sejumlah saksi.

Kapolsek Cikarang Barat Kompol Dhimas Adhit membenarkan adanya peristiwa penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Polisi juga telah mengamankan barang bukti.

"Jadi benar kami dapat informasi terkait tindak pidana penganiayaan yang berujung meninggalnya korban. Kami sudah amankan barang bukti dan periksa saksi," ujarnya.

Tim gabungan Satreskrim Polsek Cikarang Barat dan Polres Metro Bekasi bergerak cepat memburu pelaku DN yang ditangkap kurang dari 24 jam setelah kejadian.

"Pelaku sudah kami amankan, untuk motif masih pendalaman," katanya.

Saat ini, pelaku sudah diamankan di Mapolsek Cikarang Barat. Polisi masih mendalami motif pasti penusukan yang menyebabkan korban tewas. Kasus tersebut kini ditangani Polsek Cikarang Barat bersama Polres Metro Bekasi. Penyidik masih memeriksa saksi dan mendalami dugaan motif asmara dalam peristiwa berdarah tersebut.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut