Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pro Kontra Efek Samping Vaksin AstraZeneca Sebabkan Pembekuan Darah, Ini Penjelasan BPOM
Advertisement . Scroll to see content

Pascamenerima Vaksin Dosis Kedua, Guru di Sukabumi Lumpuh dan Alami Gejala Kebutaan

Jumat, 30 April 2021 - 10:54:00 WIB
Pascamenerima Vaksin Dosis Kedua, Guru di Sukabumi Lumpuh dan Alami Gejala Kebutaan
Susan Atela, guru kesenian di sebuah SMA di Kabupaten Sukabumi mengalami kelumpuhan dan gejala kebutaan setelah menerima vaksin dosis kedua. (Foto: iNews/Indra Firdaus)
Advertisement . Scroll to see content

SUKABUMI, iNews.id - Susan Atela (31) pascamenerima vaksin kedua, seorang guru sekolah menengah atas (SMA) di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mengalami kelumpuhan dan gejala kebutaan. Korban pun mendapatkan perawatan selama 23 hari di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung.

Kasus yang menimpa guru, warga Kampung Pasir Talaga, Desa Cicadas, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi itu, saat ini masih dalam penyelidikan Satgas Kejadian Ikutan Paskaimunisasi (Kipi)
 
Guru kesenian sebuah SMA tersebut kini tak bisa berjalan karena kakinya lumpuh. Bahkan indra penglihatnnya pun mengalami gejala kebutaan. Kejadian ini berawal ketika korban mendapatkan vaksin dosis kedua pada 31 Maret 2021 lalu.

Sesaat setelah mendapatkan vaksin dosis kedua, korban Susan Atela tiba-tiba pingsan dan mengalami kejang. Korban pertama kali dibawa ke RSUD Palabuhanratu dan kemudian dirujuk ke RS Hasan Sadikin Bandung.

Susan yang kini menjalani rawatan jalan, masih susah untuk melihat dan kakinya lumpuh. Dari hasil laboraturium, vaksin yang diterima korban menyerang syaraf otak hingga menyebabkan kelumpuhan motorik.

Susan Atela, korban vaksin, berharap bisa sembuh dan normal kembali. "Harapan saya sembuh lagi. Jika saya sembuh namun tidak normal gimana. Saya kan guru, saya harus bagaimana. Vaksi pertama yang saya rasain pusing sama (pandangan) terasa kunang-kunang tapi bisa pulih lagi," kata Susan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut