Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa Hari Ini Guncang Kabupaten Sukabumi, Cek Kekuatan Magnitudonya!
Advertisement . Scroll to see content

Miris, Anak Usia 11 Tahun di Pangandaran Hidup dengan Bocor Jantung

Kamis, 11 Februari 2021 - 11:58:00 WIB
Miris, Anak Usia 11 Tahun di Pangandaran Hidup dengan Bocor Jantung
Ahmad Septiana penderita jantung bocor didampingi ibunya Masinem. (Foto: Syamsul Ma'arif)
Advertisement . Scroll to see content

PANGANDARAN, iNews.id -  Ahmad Septiana (11), anak dari pasangan suami istri Rasimin (61) dan Masinem (55) warga RT 16/05 Dusun Cidahon, Desa Kertamukti, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, bertahan hidup dengan kondisi jantung bocor. Karena keterbatasan biaya, Ahmad Septiana hanya dirawat di rumah.

Masinem mengatakan, Ahmad Septiana harus menjalani perawatan dikarenakan ada kebocoran pada organ jantung sejak umur 1 bulan. "Saya harus ikhlas menerima takdir ini selain harus berjuang demi kesembuhannya," kata Masinem.

Namun karena keterbatasan biaya hidup dengan kondisi ekonomi yang sulit, Masinem dan Rasimin terus berjuang agar anaknya bisa bertahan hidup dengan perawatan seadanya.

Saat Ahmad Septiana usia 5 bulan, salah satu dokter di RSHS Bandung pernah menyarankan untuk operasi jantung di Rumah Sakit Jantung Harapan Kita di Jakarta. 

"Waktu itu biaya operasi sekitar Rp300 juta. Saya bingung lantaran tidak punya uang sebesar itu. Keseharian suami saya sebagai penderes kelapa. Kami harus mengatur keuangan meski yang didapat alakadarnya," ujarnya.

Untuk bertahan hidup Ahmad Septiana dipasang alat pacu jantung permanen dibadannya. Alat tersebut harus ditambah daya setiap lima bulan satu kali agar bisa mempertahankan hidup Ahmad Septiana. 

Rasimin dan Masinem hanya berharap ada keajaiban yang datang demi kesembuhan anaknya. "Kepesertaan BPJS tidak bisa menanggung seluruh biaya pengobatan yang dilakukan," tutur Masinem.

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut