Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Anies Baswedan Ditemani Susi Pudjiastuti Sapa dan Berinteraksi dengan Nelayan Pangandaran
Advertisement . Scroll to see content

Marak Beredar di Pangandaran, Satpol PP-Bea Cukai Sita 48.000 Batang Rokok Ilegal

Rabu, 26 Juli 2023 - 20:01:00 WIB
Marak Beredar di Pangandaran, Satpol PP-Bea Cukai Sita 48.000 Batang Rokok Ilegal
Petugas Satpol PP dan Bea Cukai menyita puluhan ribu batang rokok ilegal di Pangandaran. (FOTO: iNews/IRFAN RAMDIANSYAH)
Advertisement . Scroll to see content

PANGANDARAN, iNews.id - Petugas Satpol PP Pangandaran dan Bea Cukai menyita puluhan ribu batang rokok ilegal berbagai merek. Razia dilakukan petugas karena rokok ilegal yang merugikan negara itu ternyata marak beredar di Pangandaran.

Dalam razia, petugas Satpol PP dan Bea Cukai melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah warung di Kecamatan Parigi, Pangandaran. Sebelumnya petugas telah melakukan pengintaian.

Dari warung-warung itu, petugas menemukan rokok ilegal tanpa cukai. Karena merugikan negara, rokok ilegal itu pun disita.

Bahkan petugas menangkap A, pemilik ratusan bungkus rokok ilegal di Dusun Kemplung, Desa Karangbenda, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran

"Total 49.480 batang rokok ilegal berhasil disita dari 14 warung di Kabupaten Pangandaran," kata Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Pangandaran Rusnandar.

Rusandar menyatakan, dalam razia ini, petugas menangkap tangan pemilik rokok ilegal saat kurir sampai di rumahnya. "Petugas memeriksa kiriman dus berukuran besar tersebut. Ternyata isinya puluhan ribu batang rokok ilegal," ujar Rusnandar.

Pemberantasan rokok ilegal tanpa cukai ini, tutur Rusnandar, akan terus dilakukan. Sebab berdasarkan pantauan, rokok ilegal marak beredar di Pangandaran. "Ada beberapa pedagang yang membeli rokok ilegal dengan transaksi melalui e-commerce atau toko online," tutur Rusnandar.

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut