Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pascalebaran Kasus Covid-19 Melonjak, Kota Bandung Waspada
Advertisement . Scroll to see content

Kuota Siswa Sekolah Tatap Muka di Bandung Diturunkan Jadi 25 Persen 

Selasa, 08 Juni 2021 - 19:56:00 WIB
Kuota Siswa Sekolah Tatap Muka di Bandung Diturunkan Jadi 25 Persen 
Ketua Harian Satgas Covid-19 Kota Bandung Ema Sumarna saat meninjau  uji coba PTM ke SDN 196 Sukarasa, Selasa, (8/6/2021). (Foto: Istimewa) 
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Pemerintah Kota Bandung menurunkan kuota tatap muka dari yang awalnya 30 persen menjadi 25 persen dari jumlah siswa dalam satu kelas. Keputusan ini agar jumlah siswa yang sekolah tatap muka semakin sedikit.

Saat ini Kota Bandung masih melaksanakan uji coba. Sedangkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM), baru akan dilaksanakan pada Juli mendatang. Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna menyatakan, keputusan pengurangan kapasitas tersebut guna menyesuaikan dengan arahan dari pemerintah pusat. 

"Karena ada informasi terbaru dari Bapak Presiden  dan dipertegas Bapak Menteri Kesehatan dan Menko PMK, menyatakan apabila di daerah tersebut sesuai tingkat pandemi yang ada akan dilaksanakan PTMT (Pembelajaran Tatap Muka Terbatas) ini maka maksimal penyelenggaraan dibatasi hanya 25 persen," kata Ema saat meninjau  uji coba PTM ke SDN 196 Sukarasa, Selasa, (8/6/2021).

Kendati masih uji coba, namun Sekda meminta agar seluruh sekolah menyesuaikan dengan arahan tersebut. "Karena kita ingin sejalan dan konsisten dengan apa yang digariskan dalam bentuk kebijakan di republik ini," tuturnya.

Ema juga meminta satuan pendidikan lebih cermat mengatur pola penjadwalan peserta didik yang diikutsertakan dalam PTM. Apalagi dalam dua hari terakhir ternyata respons orang tua yang mengizinkan anaknya untuk ikut PTMT cukup besar.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut