Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Arab Saudi Keluarkan 135.000 Izin Umrah dan Sholat di Masjidil Haram Setiap Hari
Advertisement . Scroll to see content

Kemenag Akan Berangkatkan Jemaah Umrah Mulai Januari 2022, Ini Syaratnya

Selasa, 04 Januari 2022 - 17:28:00 WIB
Kemenag Akan Berangkatkan Jemaah Umrah Mulai Januari 2022, Ini Syaratnya
Kemenag berencana akan memberangkatkan jemaah umrah tahun ini. (Foto: Dok)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kabar gembira, Kementerian Agama (Kemenag) berencana memberangkatkan jemaah umrah pada Januari 2022 ini. Hal itu disampaikan Ketua Komisi VIII DPR Yandri Susanto setelah berdiskusi dengan Menteri Agama.

Namun, dengan syarat, aplikasi PeduliLindungi milik Indonesia dan Tawakkalna milik Arab Saudi sudah harus tersinkronisasi. 

"Saya sempat berdiskusi dengan Pak Menteri (Agama) dan Pak Dirjen Haji termasuk Pak Sekjen (Kemenag) memang dalam bulan Januari, Insya Allah akan memberangkatkan jemaah umrah, tapi dengan syarat ya PeduliLindungi sudah teraplikasi dengan Tawakkalna, termasuk manasiknya sudah disesuaikan dengan manasik di zaman pandemi, dan lain sebagainya," kata Yandri kepada wartawan, Selasa (4/1/2021). 

Untuk itu, legislator Dapil Banten II ini meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk segera menuntaskan pengerjaan sinkronisasi kedua aplikasi tersebut, sehingga pemberangkatan umrah bisa teralisasi dan lancar.

"Karena itu kita minta ke Kementerian Kesehatan, memang kalau benar-benar tuntas ya perlu di-launching, perlu dipublikasikan dan perlu disampaikan ke jemaah umrah maupun ke masyarakat secara umum, sehingga tidak lagi ada tanda-tanya apakah benar sudah terafiliasi apa belum," tuturnya. 

Menurut Wakil Ketua Umum DPP PAN ini, bila proses sinkronisasi PeduliLindungi dan Tawakkalna belum selesai, nantinya akan menghambat jemaah asal Indonesia saat menjalani aktivitas ibadah umrah.

"Karena ketika ini belum tuntas, kita khawatir ketika jemaah umrah tiba di Jeddah atau di Madinah akan sulit untuk lancar urusan ke sana kemarinya, itu bisa membuat jamaah umrah terhambat selama ada di Saudi," ucapnya.

Editor: Asep Supiandi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut