Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pemkab Cianjur Belum Izinkan Pembelajaran Tatap Muka, Ini Alasannya
Advertisement . Scroll to see content

Jelang Pendidikan Tatap Muka, Komunitas Tionghoa Vaksin 4.000 Guru di Bandung

Senin, 12 April 2021 - 14:05:00 WIB
Jelang Pendidikan Tatap Muka, Komunitas Tionghoa Vaksin 4.000 Guru di Bandung
Vaksinasi massal digelar Komunitas Tionghoa Peduli, di gedung Yayasan Dana Sosial Priangan (YDSP) Kota Bandung, Senin (12/4/2021). (Foto: iNews.id/Arif Budianto) 
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Sebanyak 4.000 guru di Kota Bandung mengikuti proses vaksinasi massal yang digelar Komunitas Tionghoa Peduli, di gedung Yayasan Dana Sosial Priangan (YDSP) Kota Bandung, Senin (12/4/2021). Vaksinasi ini sengaja dilakukan menjelang pelaksanaan pendidikan tatap muka (PTM)  

Guru yang ikut vaksinasi massal adalah vaksin tahap pertama. Mereka merupakan guru dari beberapa tingkatan, mulai dari tingkat PAUD sampai dengan SMA. Selain itu, juga digelar vaksinasi tahap kedua bagi 3.000 lansia.

"Tiga ribu vaksinasi dosis kedua, ditambah sasaran baru empat ribu, sasarannya pendidik, pelayan publik, tenaga kependidikan kita tampung di sini. Mudahan-mudahan bisa mempercepat vaksinasi di Kota Bandung," ujar Ketua panitia vaksinasi massal Komunitas Tionghoa Peduli, Djoni Toat.

Djoni menerangkan, vaksinasi untuk guru atau tenaga pendidik menjadi prioritas dalam percepatan vaksinasi di Kota Bandung. Vaksinasi untuk tenaga pendidik, lanjut Djoni, dipastikan berlanjut hingga Mei dan Juni untuk jaminan pelaksanaan belajar tatap muka di Kota Bandung aman dari paparan Covid-19.

Dalam vaksinasi tersebut pihaknya dibantu 120 dokter, 100 tenaga kesehatan nondokter dan 300 relawan. Vaksin yang digunakan adalah Sinovac sesuai arahan Pemerintah. Sementara untuk sasarannya Dinas Kesehatan yang menentukan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut