Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : SBMPTN 2022, Ini 5 Fakultas Paling Ketat di ITB
Advertisement . Scroll to see content

ITB Dorong Penerapan Konsep Smarter The World Living Lab untuk Atasi Masalah Global

Sabtu, 02 Juli 2022 - 14:15:00 WIB
ITB Dorong Penerapan Konsep Smarter The World Living Lab untuk Atasi Masalah Global
Kampus ITB, Jalan Ganesha, Kota Bandung (Foto: ISTIMEWA)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Untuk mengatasi masalah global, pakar Institut Teknologi Bandung (ITB) menawarkan konsep smarter the word living lab. Konsep itu diklaim cocok diterapkan pada era Revolusi Industri 4.0 penggunaan teknologi, komunikasi, dan informasi semakin maju dan terus berkembang. 

"Karenanya, digitalisasi merupakan katalisator dalam upaya pemulihan setiap sektor baik sektor ekonomi, lingkungan, kesehatan, dan lain-lain," kata Ketua Smart City and Community Innovation Center Institut Teknologi Bandung (SCCIC ITB) Prof Suhono Supangkat saat membuka webinar bertajuk "International Collaboration for Quality of Life Development: Smarter The World Living Lab".

Prof Suhono menyatakan, smarter the world living lab merupakan salah satu tagline dalam T20 yang kongruen dengan digitalisasi. Konsep itu adalah sebuah kolaborasi internasional yang mempertemukan inovasi-inovasi dari berbagai sektor dalam memecahkan isu kompleks, baik di perkotaan maupun perdesaan.

"Misalnya, dalam mendukung perbaikan arsitektur kesehatan, Indonesia melakukan digitalisasi dengan meluncurkan aplikasi Peduli Lindungi yang berisi informasi penting tentang yang saling terintegrasi tentang penanganan pandemi Covid-19," kata Prof Suhono Supangkat, (1/7/2022).

Sementara itu, Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat, Rosan Perkasa Roeslani mengatakan, bahwa kolaborasi internasional dan multilateralisme merupakan kunci dalam mengatasi masalah global multidimensional yang dihadapi oleh dunia saat ini seperti dampak dari pandemi Covid-19, disrupsi rantai pasok dunia, perubahan iklim, dan konflik Rusia-Ukraina.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut