Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kepala Uji Klinis Vaksin Sinovac Meninggal Dunia, Erick Thohir: Kehilangan Luar Biasa Besar
Advertisement . Scroll to see content

Innalillahi, Kepala Uji Klinis Vaksin Sinovac Dokter Novilia Meninggal Dunia

Kamis, 08 Juli 2021 - 07:44:00 WIB
Innalillahi, Kepala Uji Klinis Vaksin Sinovac Dokter Novilia Meninggal Dunia
Kepala Divisi Surveilans dan Riset Klinis PT Bio Farma Dr dr Novilia Sjafri Bachtiar, MKes meninggal dunia akibat Covid-19. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Kepala Divisi Surveilans dan Riset Klinis PT Bio Farma Dr dr Novilia Sjafri Bachtiar, MKes meninggal dunia akibat Covid-19 di Rumah Sakit Santosa Bandung pada Rabu (7/7/2021). Almarhumah telah dimakamkan di Cimahi dengan menggunakan protokol Covid-19. 

Dokter Novilia adalah kepala uji klinis Vaksin Sinovac asal China yang saat ini sudah banyak digunakan jutaan masyarakat Indonesia. Dia bersama tim Fakultas Kedokteran (FK) Unpad telah mendedikasikan tenaga dan pikirannya untuk pengembangan vaksin di Indonesia. 

Kabar meninggalnya Dokter Novilia juga mendapat perhatian Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melalui akun Instagramnya. "Turut berduka cita, atas berpulangnya Dr. dr. Novilia Sjafri Bachtiar, MKes. Kepala divisi surveilans dan Riset klinis Bio Farma," tulis Ridwan Kamil.

Menurut Ridwan Kamil, selain berjasa pada pengembangan uji klinis vaksin Sinovac, sepanjang karir almarhumah juga digunakan untuk mengetes belasan jenis vaksin untuk keamanan kesehatan warga Indonesia. 

"Almarhumah adalah pahlawan kita di era pandemi ini. Duka cita dan doa kita untuk semua nakes dan mereka yang berpulang dalam tugasnya," ujar Ridwan Kamil.

Pada unggahannya tersebut, Ridwan Kamil juga mendoakan agar semua yang sedang berjuang sembuh dari Covid-19. 

"Mari sejenak kita jeda untuk mendoakan mereka yang sudah berpulang dan mereka yang sedang berjuang," ucap dia. 

Editor: Asep Supiandi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut