Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pembunuhan Perangkat Desa di Nyalindung Sukabumi, Polisi Olah TKP dan Autopsi Korban
Advertisement . Scroll to see content

Ini Dugaan Pemicu Pembunuhan Perangkat Desa di Nyalindung Sukabumi, Korban Tegur Penutupan Jalan

Senin, 29 Agustus 2022 - 17:57:00 WIB
Ini Dugaan Pemicu Pembunuhan Perangkat Desa di Nyalindung Sukabumi, Korban Tegur Penutupan Jalan
Warta, seorang perangkat Desa Neglasari, Kecamatan Nyalindung, tewas ditusuk karena menegur penutupan jalan oleh warga saat acara dangdutan. (Foto: Ilustrasi/Ist)
Advertisement . Scroll to see content

SUKABUMI, iNews.id - Keluarga korban menuturkan kronologi kejadian pembunuhan Warta (51) saat acara dangdutan HUT ke-77 RI di Kampung Cibangbara RT 01/02, Desa Neglasari, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Minggu (28/8/2022) malam. Masalah yang diduga memicu pembunuhan itu, korban menegur penutupan jalan selama dangdutan berlangsung.

Kakak korban, Mani Maryono (52) yang ditemui saat menunggu autopsi korban di RSUD R Syamsudin SH mengatakan, korban yang merupakan perangkat desa, sempat menyapa pejabat Desa Neglasari yang hadir di acara dangdutan untuk memeriahkan HUT RI di kampung tersebut. 

"Informasi yang saya terima, korban cekcok dengan warga lantaran menegur penutupan jalan selama acara dangdutan. Korban datang ke panggung dan bersalaman dengan pak kades. Setelah selesai, dia (korban) menegur warga yang menutup jalan menggunakan kursi," kata Mani Maryono kepada MNC Portal Indonesia (MPI), Senin (29/8/2022). 

Mani Maryono menyatakan, tidak melihat kejadian penusukan hingga mengakibatkan adiknya tersebut meninggal dunia. Namun, diduga korban ditarik ke tempat gelap. Setelah itu terjadi penganiayaan. Akibatnya, leher korban mengalami luka tusukan. 

"Korban sempat pegang leher yang ditusuk itu. Cuma karena ga kuat jadi jatuh. Atuh darah teh kaluar timamana (darah keluar dari mana-mana)," ujar Mani Maryono. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut