Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 41.000 Nasabah Jadi Korban Koperasi Bodong BLN, Perputaran Dana hingga Rp4,6 Triliun
Advertisement . Scroll to see content

Ini Alasan Koperasi di Sukabumi Kesulitan Keuangan untuk Bayar Nasabah

Selasa, 05 Juli 2022 - 04:23:00 WIB
Ini Alasan Koperasi di Sukabumi Kesulitan Keuangan untuk Bayar Nasabah
Kantor Koperasi Simpan Pinjam Sejahtera Bersama di Jalan RE Martadinata Kota Sukabumi. (Foto: Dharmawan Hadi/MPI)
Advertisement . Scroll to see content

SUKABUMI, iNews.id - Kepala Cabang Koperasi Simpan Pinjam Sejahtera Bersama (KSPSB) Sukabumi Budi Wibowo angkat bicara terkait dugaan gagal bayar hingga merugikan dana milik ribuan anggota di Sukabumi senilai ratusan miliar rupiah. Menurutnya, likuiditas koperasi dalam kondisi kurang baik.

"Ya memang likuiditasnya kurang. Kalau untuk memenuhi seluruh anggota itu kesulitan karena kewajiban setiap cabang itu berbeda-beda tergantung simpanannya, portofolio masing-masing," ujar Budi saat ditemui di kantornya, Senin (4/7/2022). 

Budi menambahkan, kantor cabang Sukabumi secara umum tidak bisa memaksimalkan pembayaran kepada anggota dikarenakan penghasilan atau cash in dari kantor pusat yang terbatas. 

Budi menyebut, gagal bayar disebabkan karena pandemi dan melonjaknya permintaan pencairan pada Maret 2020 lalu. Saat itu, dana yang dicairkan kepada nasabah tidak ada batasan dan digelontorkan sesuai permintaan. 

"Salah satu indikatornya pandemi, tapi selain itu memang semenjak pandemi banyak pencairan pinalti di luar jatuh tempo jadi sangat berpengaruh di periode triwulan pertama 2020, dana terkuras, sementara kita tidak membatasi penarikan itu, jadi tidak ditahan terus diberikan," ucap Budi. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut