Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kapolda Jabar dan Tionghoa Peduli Bagi-bagi Takjil di Tamblong Bandung
Advertisement . Scroll to see content

Eks Ketua Komisi Yudisial Jaja Ahmad Jayus Dibacok OTK di Bojongsoang Bandung

Selasa, 28 Maret 2023 - 20:04:00 WIB
Eks Ketua Komisi Yudisial Jaja Ahmad Jayus Dibacok OTK di Bojongsoang Bandung
Rumah Jaja Ahmad Jayus, eks Ketua KY, di Kompleks GBA, Bojongsoang, Kabupaten Bandung dipasangi garis polisi. (FOTO: istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Eks Ketua Komisi Yudisial Jaja Ahmad Jayus diduga dibacok orang tidak dikenal (OTK) di rumahnya, Kompleks Griya Bandung Asri (GBA), Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Selasa (28/3) sekitar pukul 15.00 WIB. Korban Jaja mengalami luka bacok di leher belakang.

Saat ini, Jaja Ahmad Jayus dirawat intensif di RS Mayapada Bandung. Luka yang dialami korban diduga cukup parah.

Dari video yang beredar, tampak garis polisi melintang di pagar rumah Jaja Ahmad Jayus. Beberapa orang, kemungkinan tetangga korban, berkerumun di depan rumah itu.

Kapolresta Bandung Kombes Kusworo Wibowo mengatakan, benar peristiwa dugaaan pembacokan dialami Jaja Ahmad Jayus. 

"Iya (benar terjadi dugaan pembacokan dialami Jaja Ahmad Jayu). Luka di bagian leher belakang" kata Kapolresta Bandung melalui pesan singkat kepada wartawan.

Kombes Pol Kusworo Wibowo menyatakan, untuk sementara, korban diduga dibacok. Saat ini, polisi masih menunggu hasil visum yang dilakukan terhadap korban.

Belum diketahui, pelaku dari pembacokan sudah ditangkap polisi atau belum. "Dugaan dibacok. Masih menunggu hasil visum. Korban dirawat di RS Mayapada," ujar Kombes Pol Kusworo Wibowo.

Diketahui, Jaja Ahmad Jayus adalah mantan Ketua KY. Dia pernah menjabat selama dua periode yaitu tahun 2010 hingga 2015 dan tahun 2015 hingga 2020.

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut