Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sapinya Terpilih Jadi Kurban Presiden, Ini Kata Peternak di Lembang KBB
Advertisement . Scroll to see content

Dispernakan KBB Minta 63 Hewan Kurban Tak Dikurbankan, Ini Alasannya

Senin, 19 Juli 2021 - 15:45:00 WIB
Dispernakan KBB Minta 63 Hewan Kurban Tak Dikurbankan, Ini Alasannya
Kabid Kesehatan Hewan (Keswan) Dispernakan, KBB, Wiwin Apriyanti. (Foto: Dok.MPI)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG BARAT, iNews.id - Dinas Perikanan dan Peternakan (Dispernakan) Kabupaten Bandung Barat (KBB) menemukan sebanyak 63 hewan kurban yang tidak layak dikurbankan pada Idul Adha tahun ini. Hal itu dipastikan setelah petugas dari Dispernakan KBB melakukan pemeriksaan kepada total 8.140 ekor hewan selama sepekan terakhir. 

Dari hasil pemeriksaan tersebut terdapat hewan kurban yang terdiri dari domba dan sapi dalam kondisi sakit dan cacat. 

"Hasil pemeriksaan kepada 8.140 ekor hewan, ditemukan 54 hewan kurban yang sakit terdiri dari 20 sapi dan 34 domba. Sedangkan untuk hewan cacat ada 9 ekor, dengan rincian 8 sapi dan 1 ekor domba," kata Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Dispernakan KBB, Wiwin Aprianti, Senin (19/7/2021).

Wiwin menjelaskan, untuk hewan kurban yang ditemukan sakit kondisinya rata-rata mengalami sakit mata dan diare. Ada juga hewan kurban yang cacingan, itu bisa dilihat dari kondisi fisiknya yang mengalami sakit parah. Sehingga hewan-hewan tersebut tidak layak dikurbankan.

Sedangkan untuk hewan yang cacat rata-rata mengalami kaki pincang dan kurus. Hewan kurban yang sakit dan cacat dipastikan tidak akan dikurbankan karena tidak sesuai dengan aturan dan syariat agama. Para pemiliknya juga diminta agar tidak memaksakan menjualnya ke masyarakat. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut