Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Demo di Surabaya Bakar Patung Baal, Protes Serangan AS-Israel ke Iran
Advertisement . Scroll to see content

Demo Mahasiswa di Kantor Bupati Bekasi Ricuh, Massa Baku Hantam dengan Petugas

Kamis, 02 April 2026 - 20:44:00 WIB
Demo Mahasiswa di Kantor Bupati Bekasi Ricuh, Massa Baku Hantam dengan Petugas
Aksi demonstrasi mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Cipayung di Kantor Bupati Bekasi berujung ricuh, Kamis (2/4/2026). (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

BEKASI, iNews.idAksi unjuk rasa ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Cipayung di depan Kantor Bupati Bekasi, Jawa Barat, berakhir ricuh, Kamis (2/4/2026). Massa aksi terlibat bentrok dengan petugas keamanan saat berusaha merangsek masuk ke dalam area kantor bupati.

Kericuhan bermula saat ratusan mahasiswa dari berbagai universitas ini melakukan aksi saling dorong dengan petugas gabungan dari Kepolisian dan Satpol PP. Suasana kian memanas hingga terjadi baku hantam antara petugas dan massa aksi di depan pintu gerbang utama. 

Meski mendapatkan pengawalan ketat, barisan pertahanan petugas akhirnya jebol setelah massa aksi terus memberikan tekanan. Mahasiswa pun berhasil merangsek masuk ke area halaman kantor. Namun, langkah mereka tertahan kembali setelah petugas memperketat penjagaan di depan gedung utama guna mencegah massa masuk ke dalam ruang kantor Bupati Bekasi. 

Koordinator aksi, Aidil, menyatakan bahwa kedatangan mereka membawa delapan tuntutan krusial yang harus dipertanggungjawabkan oleh Pemkab Bekasi. Dua di antaranya menjadi sorotan utama, yakni jaminan pendidikan bagi mahasiswa kurang mampu dan jaminan ketersediaan lapangan kerja bagi warga lokal. 

"Kami membawa delapan tuntutan. Kami menagih jaminan pendidikan dan ketersediaan lapangan kerja bagi warga lokal Bekasi. Kami akan terus bertahan sampai Bupati menemui kami langsung," kata Aidil.

Hingga kini, massa aksi masih bertahan di area Pemkab Bekasi. Mereka mengancam akan terus melakukan aksi dan menginap di lokasi sebagai bentuk tekanan kepada pemerintah daerah agar tuntutan mereka segera direspons. 

Para mahasiswa menegaskan tidak akan membubarkan diri sebelum bertemu langsung dengan Bupati Bekasi untuk menyampaikan aspirasi tersebut secara tatap muka.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut