Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa Hari Ini Magnitudo 5,6 Guncang Tahuna Kepulauan Sangihe, Tak Berpotensi Tsunami
Advertisement . Scroll to see content

BMKG Jelaskan Penyebab Gempa Dangkal M 4,2 Guncang Pangandaran

Minggu, 09 Juni 2024 - 07:38:00 WIB
BMKG Jelaskan Penyebab Gempa Dangkal M 4,2 Guncang Pangandaran
Ilustrasi gempa bumi berkekuatan M4,2 mengguncang Kabupaten Pangandaran, Minggu (9/6/2024). (Foto: ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa dengan kekuatan Magnitudo 4,2 yang mengguncang Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Minggu (9/7/2024) dini hari akibat aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia.

Hasil analisa BMKG menunjukan bahwa gempa bumi ini berkekuatan Magnitudo 4,2. Episenter terletak pada koordinat 8.12 LS dan 107.87 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 82 km BaratDaya Kab-Pangandaran-Jabar pada kedalaman 43 km.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Subduksi Lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah lempeng Eurasia,” ungkap Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang, Hartanto dalam keterangan resminya.

Dampak gempa bumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (Shakemap) BMKG dan berdasarkan laporan dari masyarakat, gempabumi ini dirasakan di wilayah Garut, Pangandaran dan Tasikmalaya dengan Skala Intensitas II - III MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang - Getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu).

Hartanto memastikan hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempabumi tersebut. 

“Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” katanya.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut